#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Indonesia Tembus Semifinal, Ini Evaluasi dari Susy Susanti
24 March 2019 21:44 WIB
HONG KONG – Keberhasilan Cina mengalahkan Jepang 3-2 mengakhiri Badminton Asia Mixed Team Championships 2019. Negeri Tirai Bambu itu sukses menyabet medali emas diikuti Jepang sebagai runner-up (perak).

Sementara, Indonesia dan Hong Kong sebagai semifinalis menerima medali perunggu. Meski berhasil mencapai target, manajer tim Indonesia, Susy Susanti tetap membawa beberapa catatan terkait evaluasi.

“Saya melihat ada beberap hal yang masih harus ditambah dan dilatih lagi. Dari daya tahan, pola main, fokus itu yang paling penting,” kata Susy usai seremoni di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Minggu (24/3) seperti dikutip dari rilis PBSI.


Baca Juga :
- Fajar/Rian Diandalkan Sabet Gelar Indonesia Masters
- 'Perang Bintang' di Blibli Indonesia Open 2019

“Banyak sekali kejadian ketika pemain sudah leading tapi malah lengah karena hilang fokus dan konsentrasi. Kemudian, ada adaptasi lapangan juga yang harus dipercepat. Banyak hal nonteknis yang perlu dimatangkan dan dipersiapkan lagi untuk pertandingan berikutnya.”

Indonesia takluk dari Jepang pada semifinal turnamen yang juga disebut sebagai Tong Yun Kai Cup 2019 ini. Hasil tersebut meningkat dibanding dua tahun lalu yang mentok pada perempat final.

Namun, lawannya masih sama, Jepang yang jadi momok bagi penggawa Merah-Putih. Susy berharap, hasil ini bisa memacu motivasi para pemain untuk lebih siap.

“Contohnya, kemarin ganda putra. Beberapa kali servis nyangkut. Itu kan tidak boleh. Atau pemain yang sudah tahu kalau main cepat-cepatan bakal kalah Maka, harus dipelankan,” Susy, memberi analisis.


Baca Juga :
- Perbedaan Kekuatan Bulutangkis Indonesia Dulu dan Sekarang di Mata Susy Susanti
- Susy Susanti: Target Minimal Bisa Mengulang Kesuksesan di Tahun Lalu

“Nah, kadang-kadang, mereka polanya seperti itu. Para pemain masih belum cepat tanggap. Banyak pembelajaran bagi para atlet yang main di sini. Yang mungkin juga baru bertapa kali main beregu.”

Setelah ini, sebagian skuat Indonesia akan terbang terbang ke New Delhi untuk mengikuti India Open 2019 yang dimulai Selasa (26/3) hingga 31 Maret mendatang. Sisanya, kembali ke Tanah Air dan bersiap mengikuti Malaysia Open 2019 (2-7 April).***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA