#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Demi ke Liga Champions, Inter Tidak Boleh Asyik Menyerang
22 April 2019 11:52 WIB
MILAN – FC Internazionale harus puas meraih satu poin saat menjamu AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (20/4). Itu terjadi pada pekan ke-33 Seri A yang berujung 1-1.

Bahkan, mereka kebobolan lebih dulu akibat aksi Stephan El Shaarawy saat laga berjalan 14 menit. Beruntung, Ivan Perisic sukses mengoyak gawang tim tamu untuk menyamakan kedudukan.

Hanya, itu jadi satu-satunya gol yang tercipta bagi Inter. Sebab, hingga wasit Marco Guida meniup peluit panjang, papan skor tidak berubah.


Baca Juga :
- Uji Coba Terakhir Jelang Serie A Italia, AS Roma dan Juventus Menang, AC Milan Seri
- Alderweireld Bikin Tottenham Pusing

“Kami memiliki banyak peluang. Namun, juga meninggalkan terlalu banyak ruang terbuka,” kata Spalletti kepada Sky.

“Ketika terlalu asyik menyerang, kami tidak mampu untuk tetap bermain terorganisir. Jadi, hasil imbang ini adil. Tentang bagaimana laga berjalan, skor 1-1 dapat dilihat sebagai hasil yang baik. Sebab, Roma bermain sangat rapat ketika unggul tapi juga sangat berbahaya dalam serangan balik.”

Pernyataan pelatih 60 tahun ini beralasan. Hasil imbang tersebut memang tidak mengubah konstelasi dalam persaingan menuju Liga Champions musim depan.

Inter masih tertahan di peringkat tiga dengan 61 poin. AC Milan menguntit di posisi empat (55 poin) yang jadi batas akhir ke kompetisi antarklub terelite 2019/20 itu diikuti Roma (55 poin), Atalanta dan Torino (53 poin), dan Lazio di urutan delapan (52 poin).

“Kami lebih terorganisir dan sabar pada babak kedua. Memindahkan bola dengan cara lebih dewasa dan tidak panik. Ini bukan pertandingan yang udah karena bahaya ketika kami merasa kebingungan saat berusaha untuk mencetak gol,” Spalletti, memberi analisis.


Baca Juga :
- Semifinalis Liga Champions Nyaris Tersingkir
- Dortmund Lebih Menghargai Gelar dibanding Klub-klub Lain

“Kami menekan mereka secara perlahan demi menemukan ruang yang dibutuhkan untuk mengubah kedudukan jadi 1-1. Seandainya lebih teliti, kami mampu melakukannya dengan baik. Kami ingin kemenangan, tapi satu poin ini sangat berharga mengingat bagaimana jalannya pertandingan.”

Inter memiliki lima pertandingan sisa yang harus disapu bersih demi mengamankan posisi finis pada empat besar. Dalam periode itu, menanti Juventus pada 27 April mendatang diikuti Udinese (4/5), Chievo Verona (14/5), Napoli (19/5), dan Empoli (26/5).***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA