#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Yoo Jae Hoon : Sulit Mengantisipasi Boaz dan Lerby
25 April 2019 12:25 WIB
YOGYAKARTA – Tahun ini, akan jadi musim kesembilan Yoo Jae Hoon di Indonesia. Kiper kelahiran Korea Selatan ini pun mengajukan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). “Jayapura sudah seperti kampung halaman sendiri,” kata kiper Barito Putera berusia 35 tahun itu. 

Sembilan musim ambil bagian dalam kompetisi Indonesia, bagaimana esk Persipura ini melihat kansnya juara bersama Barito? Siapa pula striker Indonesia yang dianggap paling sulit diatasi? Berikut wawancara eksklusif TopSkor dengan eks Persipura itu di Yogyakarta pada Rabu (24/4) sore: 

Bagaimana proses naturalisasimu?


Baca Juga :
- Ruben Sanadi: Semua Ingin Menang, tapi Harus Kerja Dulu
- WAWANCARA EKSKLUSIF SIMON MCMENEMY: Itu Mengapa Saya Menunda Pengumuman Skuat Timnas

Banyak yang menanyakan saya tentang hal ini. Sekali lagi, ini sedang dalam proses. Saya harus sabar. Semoga saya diberi kelancaran untuk ini.

Mengapa ingi jadi WNI?

Saya sudah lama bermain di Indonesia. Budaya, makanan, dan sebagainya, sudah seperti Negara saya sendiri. Bahkan, anak saya sejak kecil sudah di Indonesia, sejak usia tiga tahun hingga sekarang kelas 2 SD. Ini yang menjadi motivasi saya jadi WNI.

Pengalaman paling berkesan di Indonesia?

Tentu adalah saat Piala AFC 2014 bersama Persipura. Kami mampu melangkah hingga babak semifinal. Ini sangat berkesan. Ini adalah sejarah bagi klub Indonesia.

Yang menyedihkan?

Saat Persipura kalah adu penalti dari Persib, final Liga Indonesia 2014 di Palembang. Saat itu kami jadi runner-up. Saat itu saya hanya bermain hingga semifinal. Saat laga puncak saya justru menjadi penonton, karena tidak diturunkan. Padahal saya merasa kondisi sangat bagus. Saya sangat sedih.

Mau mendirian akademi kiper?

Benar. Namun ide ini nanti saya saat sudah pensiun sebagai pemain. Namun saya belum tahu kapan saya akan pensiun (tertawa). Yang pasti saya akan dirikan di Indonesia. Makanya saya harus jadi WNI dulu agar sponsor lebih mudah datang.

Kota favorit di Indonesia?

Saya lama tinggal di Bali. Namun saya sudah lebih dulu jatuh cinta pada Jayapura. Sudah seperti kampung halaman sendiri.

Bagaimana persaingan Liga 1 2019?

Tentu akan sangat ketat dan harus kerja ekstrakeras untuk dapat bersaing.

Bagaimana dengan Barito?

Materi pemain sangat bagus. Namun kami butuh waktu untuk proses. Tidak mungkin langsung jadi. Real Madrid dan Barcelona juga butuh waktu untuk mematangkan tim.

Siapa striker lokal yang paling merepotkan?

Lerby Eliandri dan Boaz Solossa. Mereka punya kecepatan dan tendangan yang sangat cepat. Sangat menyulitkan mengantisipasinya.

Barito punya banyak pemain muda... 

Mereka masih muda namun sudah masuk tim profesional. Artinya mereka harus juga mampu menjaga diri secara profesional, baik cara menjaga kebugaran hingga masalah makanan.  


Baca Juga :
- RIZKY RIDHO: Kisah Sepatu Rp 40 Ribu Anak Pedagang Pasar Asem Simo
- Tegar Infantrie: Antara Ahmad Bustomi dan Sergio Busquets

Daerah yang membuat Anda penasaran?

Mungkin pulau Bangka. Yang saya tahu dekat dari Palembang. Setahu saya di sana daerah wisata yang sangat indah. Namun saya belum berkesempatan untuk datang langsung ke sana.* Sri Nugroho 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA