#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Allegri Menunggu Sinyal I Bianconeri
13 May 2019 12:16 WIB
TURIN – Ide mendatangkan Antonio Conte ke Continassa menguap ketika tersiar kabar kalau pelatih itu merapat ke FC Internazionale. Jadi tak ada jalan lain bagi Juventus FC kecuali berdamai dengan Massimiliano Allegri. Kedua belah pihak kemungkinan besar akan mengarungi musim depan bersama-sama. 

Sabtu (11/5), pelatih yang terikat kontrak hingga Juni 2020 tersebut berbicara di hadapan para jurnalis. Dari ekspresi wajahnya yang riang terlihat kalau keruwetan mulai terurai. Allegri menegaskan rumor perceraiannya dengan Juve,  yang beredar belakangan ini, terlalu berlebihan. Alih-alih terganggu, dia malah menertawakan hal itu. 

“Tapi saya bertanya-tanya: jika selama beberapa tahun ini saya gagal membawa pulang beberapa piala, apa yang mungkin terjadi? Mungkin saya dipancung. Bagaimanapun juga saya sudah terbiasa, ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan dan sudah biasa. Nama pelatih masa depan tidak mengganggu pikiran saya, ketika bekerja di AC Milan banyak orang ingin menggantikan saya dengan Pep Guardiola, saya justru bangga hanya ada satu nama,” katanya. 


Baca Juga :
- Alexis Sanchez Datang
- Inter Cadas

Daripada memikirkan berita yang belum tentu kebenarannya, tecnico yang sudah menghadiahkan 11 piala untuk si Nyonya Besar, itu memilih mencurahkan perhatian pada pekerjaan. Kesannya Allegri menunggu sinyal dari pihak klub. 

“Kompetisi sudah berakhir dan kami ingin memikirkan beberapa situasi. Saya akan bertemu dengan Presiden Agnelli dalam minggu ini. Pertemuan ini tidak boleh ditunda lagi. Lagipula sebelum pertandingan melawan Ajax, saya sudah mengutarakan niat untuk tetap bertahan di Juve,” dia menjelaskan. 

Selain fokus untuk menyelesaikan musim dengan baik, Allegri juga sedang menggodok ide untuk mewujudkan Neo Juve.  Gagasan ini akan dipresentasikan di hadapan orang nomor satu, Andrea Agnelli, pekan ini.


Baca Juga :
- Efek Balo
- AC Milan Siap Kontak Real Madrid untuk Pinjam Luka Jovic

 “Selama enam bulan ini, saya memikirkan Juve yang baru tapi saya harus bertemu dengan orang nomor satu klub untuk mengetahui apakah visi kami masih sama. Apakah saya bisa tetap bertahan meski dengan kontrak yang akan jatuh tempo? Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya sekarang,” ujarnya. 

Juve baru bisa diartikan kalau pelatih menginginkan tambahan elemen baru. Konsekuensinya ada beberapa pemain yang mesti dilego. Salah satu nama yang disebut akan segera dijual adalah Paulo Dybala.
 
Performa striker asal Argentina itu makin tidak stabil di tahun keempatnya mengenakan kostum putih hitam. Nah, mumpung harganya belum turun drastis, lebih baik dijual. Apalagi kabarnya Bayern Muenchen FC, yang dalam beberapa hari akan kehilangan Arjen Robben dan Franck Ribery, berminat dan mempertimbangkan harga yang dipatok Juve, sebesar 100 juta euro (sekira Rp1,6 triliun).*Dari Berbagai Sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA