#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
PS Ngada Desak Satgas Anti Mafia Bola Segera Periksa Sekjen PSSI
14 May 2019 06:48 WIB
JAKARTA – Satgas Anti Mafia Bola Polri diminta mendalami dugaan keterlibatan Sekjen PSSI Ratu Tisha. Ini dalam kasus dugaan pengaturan skor final PSN Ngada melawan Perse Ende, di Lapangan Marilonga, Ende, pada 9 Agustus 2017 lalu.

“Satgas agar turun tangan mendalami semua yang diduga terlibat, termasuk Sekjen PSSI,” ungkap Manajer PSN Ngada Bernard Ferdinad Burah di Jakarta, baru-baru ini.

Pertandingan final Liga 3 Putaran Provinsi yang mempertemukan PSN Ngada versus Perse Ende, kata Ferdinand, berakhir dengan skor 0-1. Namun, ia mensinyalir pertandingan itu sengaja dihentikan wasit pada menit ke-59 karena terjadi kericuhan. 


Baca Juga :
- Putri Mataram Jawara Piala Menpora U-17 Putri Regional DIY
- Komjen Iriawan Hadiri Acara Voters PSSI di Jawa Timur

“Kami menduga kericuhan itu sudah dikondisikan sebelumnya, sehingga pada menit ke-59 pertandingan dihentikan saat posisi PSN Ngada tertinggal 0-1,” jelasnya.

Kasus tersebut, kata Ferdinand, ia laporkan ke PSSI seminggu kemudian, yang diterima Sekjen PSSI Ratu Tisha. PSN Ngada mengajukan dua tuntutan kepada Ratu Tisha. Pertama, dilakukan pertandingan ulang. Kedua, Perse Ende didiskualifikasi karena diduga memalsukan umur tiga pemain.

“Dalam pertemuan itu Sekjen PSSI berjanji untuk menyelesaikan kasus ini dalam waktu seminggu. Setelah ditunggu, janji itu tinggal janji. Saat dihubungi untuk ditagih janjinya, baik Sekjen PSSI maupun stafnya tak pernah merespons,” paparnya.

Usut punya usut, lanjut Ferdinand, ternyata beberapa menit setelah pihaknya diterima Ratu Tisha, pihak pengurus Perse Ende yang notabene anggota DPRD Kabupaten Ngada menemui Sekjen PSSI. 

“Nah, dari situ kami menduga-duga ada apa dengan Sekjen PSSI. Memang sulit pembuktiannya. Sebab itu, kami minta Satgas mendalami kasus ini,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, pelatih PSN Ngada Kletus Marselinus Gabhe mengaku memiliki bukti rekaman percakapan telepon dengan salah satu pemain Perse Ende yang menyatakan ada manipulasi data pemain. “Bukti rekaman percakapan itu sudah kami serahkan ke satgas,” ujarnya.


Baca Juga :
- Gol Simic Meragukan Tapi Disahkan, Gol N'Douassel Sah tapi Dianulir, PSSI Harus Lakukan Terobosan
- Tonton Persija Vs Persib, Komjen Iriawan Janji Damaikan Suporter

Kletus yang mengaku ikut dalam pertemuan pengurus PSN Ngada dengan Sekjen PSSI itu menduga bukan hanya pertandingan final PSN Ngada versus Perse Ende yang sudah didesain, bahkan turnamen itu sendiri sudah didesain sedemikian rupa agar tim tuan rumah menjadi juara. “Saya punya semua bukti-buktinya."

Sementara hingga berita ini dirilis, Sekjen PSSI Ratu Tisha belum berhasil dikonfirmasi. Panggilan telepon yang ditujukan kepadanya tidak berjawab. Begitu pula pesan yang disampaikan melalui telepon.*

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA