#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Harkat Sepak Bola Indonesia di Pentas Asia Terselamatkan
15 May 2019 03:05 WIB
VIENTIANE – Ibarat diplomat andal, PSM memperlihatkan keahliannya dalam ajang Piala AFC 2019. Wajah Indonesia di pentas Asia pun terselamatkan. Menjadi pendatang baru untuk ajang kontinental kasta kedua Asia ini, Juku Eja langsung menyita perhatian, meski awalnya tak begitu meyakinkan.

Pada laga perdana Piala AFC musim ini, Pasukan Ramang memulainya dengan hasil imbang di markas Home United (27/2). Hasil ini memperlihatkan kualitas fisik PSM yang payah, khas Indonesia. Berhasil unggul pada babak pertama, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Selanjutnya, Muhammad Rahmat dan kawan-kawan berpesta tujuh gol saat menjamu Lao Toyota di Stadion Pakansari, Bogor (13/3). Meski menang besar, gawang PSM tiga kali dobobol lawan. Satu catatan penting dalam laga ini, ada sikap tidak respek akan pertandingan dari beberapa pemain.


Baca Juga :
- Persija Cetak Lebih dari 68 Ribu Tiket untuk Final Lawan PSM
- Atlet MMA Indonesia Peringati Hari Koperasi Nasional

Meski langsung dikoreksi Kalezic, PSM ditahan 1-1 Kaya Iloilo dalam laga ketiga (17/5). Dalam laga ini, konsentrasi dan fokus jadi perhatian. Sebab, gol lawan tercipta saat injury time. Namun, hasil ini dibalas dengan kemenangan, skor 2-1, saat melakukan kunjungan balasan ke Filipina, markas Kaya (17/4).

Pada 30 April lalu, PSM akhirnya memastikan tempat di fase semifinal zona ASEAN Piala AFC, setelah menumpas Home United dengan skor 3-1. Sedangkan laga pemungkas Grup H, PSM yang datang dengan pemain pelapis mampu unggul 3-0 di markas Lao Toyota, di Stadion Nasional Laos Baru, Selasa (14/5) malam.

Hasil ini seperti jadi penegasan bahwa klub Indonesia masih layak diperhitungkan, setidaknya untuk kawasan Asia Tenggara. Sebab, tim Indonesia lainnya, Persija, sudah pasti tersingkir. Padahal, musim lalu Persija mengukir cerita manis dengan menjadi juara pada fase grup.

Dalam setiap kesempatan tampil di Piala AFC, tidak termasuk Asian Cup Winner Cup dan Asian Club Championship, wakil Indonesia selalu bisa lolos fase grup. Setidaknya, lolos dari fase grup jadi tradisi. Namun, PSM harus bekerja lebih keras lagi untuk menyamai atau bahkan melampaui pencapaian Persipura.


Baca Juga :
- Wawancara Simon McMenemy: Semua Hal Bisa Terjadi di Kualifikasi
- Catatan Final Persija Vs PSM, Bukan Pertemuan Biasa

Pada 2014, Mutiara Hitam berhasil mencapai babak semifinal. Sayang, Persipura menyerah dengan agregat 2-10. Pencapaian Persipura untuk sementara menjadi torehan terbaik. Musim ini, PSM berhasrat melampaui pencapaian itu. Bukan pekerjaan mudah tetapi bukan pula hal mustahil.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pemain. Kerja yang sangat baik ditunjukkan malam ini (kemarin). Kami datang ke sini (Laos) untuk menang, menampilkan permainan terbaik, dan kami juga ingin membawa perasaan yang baik untuk pertandingan selanjutnya,” kata Kalezic.* Sumargo Pangestu 

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA