#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Presiden Agnelli dan Allegri Bertemu, Apa Hasilnya?
16 May 2019 12:38 WIB
TURIN – Hari yang ditunggu akhirnya tiba. Rabu (15/5), Presiden Juventus FC Andrea Agnelli dan pelatih Massimiliano Allegri akhirnya bertatap muka. Orang nomor satu klub sudah tiba di Continassa sejak pukul 08.15. Wakilnya Pavel Nedved menyusul sekira tengah hari. 

“Sekarang semua tergantung mereka berdua,” komentar singkat mantan gelandang yang lebih menginginkan bekerja sama lagi dengan Antonio Conte itu. Sang aktor utama, Allegri, baru terlihat batang hidungnya beberapa menit sebelum pukul 13.00. Dia harus memimpin latihan untuk laga lawan Atalanta BC pada pukul 16.00. Dalam pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, Minggu (18/5) atau Senin dini hari WIB, 

Hingga tulisan ini diturunkan belum diketahui apakah pertemuan Agnelli dan Allegri dilakukan sebelum atau setelah latihan. Pastinya juru taktik itu menantikan perubahan. Dia ingin memiliki lebih banyak kuasa di dalam mercato, mendatangkan pemain penting: seorang winger berkualitas dan seorang penyerang.
 
Sementara itu, patron I Bianconeri meninggalkan teka-teki. “Allegri akan tetap tinggal di Juve tapi kemudian tergantung dari dia...,” kata Agnelli saat menghadiri acara pemberian penghargaan terhadap Paratici, di hotel Regina Palace, Stresa. Jadi dia tak menutup kemungkinan untuk bercerai dengan eks pelatih AC Milan tersebut. 


Baca Juga :
- Paul Pogba Bagian Negosiasi dari Dybala ke MU
- Tak Sabar, Fonseca Turun Tangan Membujuk Higuain

Kemungkinan dalam sesi itu akan dibicarakan enam poin. Pertama, kontrak pelatih yang akrab disapa Max itu. Komitmen dengan Juve akan berakhir Juni 2020 dan dia ingin melanjutkan pekerjaannya dalam tempo tiga tahun berikutnya. 

Ketika mendiskusikan soal kontrak baru, pasti akan menyerempet ke gaji. Jadi topik kedua adalah bayaran. Saat ini di Italia, tidak ada yang mengalahkannya dari sisi pendapatan, mencapai 7,5 juta euro (sekira Rp121 miliar). Allegri mengharapkan kenaikan 2,5 juta euro, yang akan menyejajarkannya dengan pelatih klub kaya Eropa. 

Rencana teknik disampaikan di hadapan Agnelli. Allenatore asal Livorno itu ingin melakukan modifikasi  strategi demi menyokong pergerakan Cristiano Ronaldo. Dia sadar kalau striker papan atas itu sangat menentukan di Liga Champions musim depan, asalkan berada di lingkungan yang mendukung. 

Keempat, mengenai mercato.  Dia mungkin akan menyampaikan nama-nama yang dibutuhkan untuk menajamkan permainan tim, serta siapa yang mesti dilepas. Joao Cancelo dan Paulo Dybala berpeluang dikirim ke klub lain. 


Baca Juga :
- De Ligt Beberkan Alasan Pilih Juventus, Bukan Barcelona, MU atau PSG
- Sah! Matthijs de Ligt Resmi Berkostum Juventus

Agnelli ingin mengetahui lebih dalam tentang persiapan fisik. Musim ini, Juve sering dilanda badai cedera yang berdampak pada kinerja dan target meleset. Hal ini diakui Allegri, “Kami tidak mampu menemukan kontinuitas kerja karena terlalu banyak cedera dan insiden tak terduga. Cukup melihat beragam masalah fisik.” 

Membangun kedekatan lagi antara klub dan tifosi juga harus diagendakan. Juventini makin kritis dan sering mengecam tim yang dianggap tidak menunjukkan perkembangan teknik. Bahkan mengalami kemunduran pasca menyegel gelar juara Seri A. 
Sekarang tinggal sejauh mana Allegri dapat meyakinkan Agnelli dengan ide-idenya dan sebaliknya. Dari segi kualitas, pria 51 tahun itu tak perlu diragukan. Buktinya si Nyonya Besar diantar ke podium juara Seri A 5 kali, Piala Italia 4 kali dan Piala Super Italia 2 kali. Kemudian meloloskan tim ke empat edisi perempat final Liga Champions, di mana dua sampai ke partai pamungkas.*Dari Berbagai Sumber
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA