#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tak Sabar Berakhir
16 May 2019 12:52 WIB
MADRID – Musim 2018/19 jelas menjadi salah satu kampanye terburuk yang pernah dijalani Real Madrid. Bukan hanya Zinedine Zidane saja yang menanti musim kelam ini berakhir, tetapi juga nggota klub lainnya, termasuk para pemain. Rentetan rekor buruk, performa pemain andalan yang menurun, hingga mercato yang sebatas wacana terus mengelayuti Madrid.  

Tinggal satu pertandingan dan Madrid ingin mengakhirinya dengan hasil memuaskan. Mereka tidak ingin memperpanjang rangkaian kekalahan musim ini menjadi 18, atau yang ke-11 di La Liga jika kembali takluk dari Real Betis akhir pekan nanti. Catatan tersebut akan mencoreng nama besar Madrid mengingat terakhir kali menelan 11 kekalahan di kompetisi domestik terjadi hampir satu dekade lalu (1999). 

Bahkan kembalinya pelatih yang pernah memberikan sembilan gelar dalam 2,5 tahun kepemimpinannya tak mampu mengubah mental skuat yang ajlok sejak pekan kelabu (dihajar Barcelona FC dan AFC Ajax). Kekalahan di Stadion Anoeta (pekan 37) dari Real Sociedad menambah panjang penderitaan skuat ini.


Baca Juga :
- Griezmann Turun Status
- Magnet Jovic

Sepuluh pertandingan dengan hanya lima kemenangan membuat Zidane berada di bawah Santiago Solari –pelatih Madrid sebelumnya– dalam persentase poin. Pria Prancis itu hanya mencapai angka 56,6 sementara  rivalnya meraih 72,5 persen. Namun, Zidane masih unggul atas Julen Lopetegui yang hanya mencatat 43,3 persen.

Itu mengapa, Zidane ingin segera menghapus semua catatan merah tersebut. Dia tak sabar memulai proyek baru musim depan: merekonstruksi skuat Los Blancos. Dengan dukungan penuh dari Presiden Madrid, Florentino Perez, juga kekuatan keuangan klub (superkontrak dengan Adidas), pelatih 46 tahun itu bisa menciptakan tim idamannya.  

Untuk bisa mewujudkannya Zidane membutuhkan pemain top kelas dunia, salah satunya adalah Paul Pogba. Sementara klub memberikan syarat yakni menjadikan Thibaut Courtois sebagai kiper utama. Ide tersebut disetujui oleh Zidane yang akhirnya mengorbankan Keylor Navas.

Selain Pogba, juga ada beberapa nama yang mereka bicarakan. Eden Hazard hampir dipastikan datang, lalu Ferland Mendy yang dianggap pelapis ideal Marcelo Vieira. Berikutnya Luka Jovic yang bisa membantu Karim Benzema di lini serang. Namun di luar itu sebelum para pemain tersebut datang, Madrid harus menentukan siapa saja pemain yang harus pergi. 


Baca Juga :
- Tes Terakhir Barca
- Goodbye Bernabeu, Momen Navas & Bale

Setidaknya ada 14 pemain mereka yang diyakini tidak masuk dalam proyek Zidane musim depan. Paling banyak berasal dari sektor lini tengah, sekitar enam pemain dan dua lainnya diragukan. Marcos Llorente adalah salah satu pilar belia yang tidak cocok dengan kriteria Zidane. 

Sementara meski penampilan para para gelandang utama –Isco Alarcon, Toni Kroos, dan Carlos Casemiro –, Zidane masih sangat mempercayai mereka. Entrenador Prancis itu yakin jika diberikan kepercayaan seperti yang ia lakukan terhadap Marcelo,  mereka bisa kembali memperlihatkan penampilan terbaiknya.*Dini Wulandari/CR5
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA