#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Siapa yang Tepat untuk Madrid?
16 May 2019 04:05 WIB
MUSIM memang akan segera berakhir dan selanjutnya isu transfer akan kembali bergulir. Dari semua perkembangan yang terjadi, geliat transfer di Real Madrid yang sangat kencang, khususnya terkait kabar bakal bergabungnya Eden Hazard dalam waktu dekat. Setelah melalui musim yang mengecewakan, Madrid memang akan memperkuat lini tengah. Barisan atau nama-nama gelandang pun muncul ke permukaan.

Gelandang Manchester United, Paul Pogba, gelandang serang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, lalu gelandang Ajax, Donny Van De Beek, dan orkestra di Juventus, Miralem Pjanic. Mereka adalah deretan nama-nama yang dihubungkan dengan Los Merengues untuk bursa transfer akhir musim nanti atau musim panas. Lalu, sebenarnya apa yang dibutuhkan Madrid untuk memperkuat lini tengah mereka dan karakter gelandang yang seperti apa.

Pogba. Kekuatan fisik pemain ini memungkinkan dirinya memenangi banyak duel di lini tengah. Dalam waktu yang sama pula, dia mampu menjaga hampir seluruh barisan tengah lapangan timnya, memberikan dukungan untuk rekan setimnya. Pogba, dengan tinggi 1,91 meter pun memiliki keunggulan dalam duel-duel udara.


Baca Juga :
- Tak Indonesia di Saigon
- Secondary Player

Posisi ideal Pogba sebenarnya adalah di belakang penyerang karena kemampuannya dalam melepaskan tembakan. Kekuatan tembakannya pun sangat bertenaga khususnya untuk tembakan jarak jauh. Dia juga memiliki kemampuan dalam menguasai daerah pertahanan lawan.


Baca Juga :
- Isu Sarri dan Conte
- Sikap Bale

Van De Beek memiliki peran vital dalam sukses Ajax melangkah ke semifinal Liga Champions, di antaranya dengan menorehkan gol tandang saat lawan Juventus dan Tottenham Hotspur. Meski demikian, kekurangan Van De Beek menurut saya adalah dari aspek kecepatan dalam hal ini dalam situasi ketika harus melakukan tekanan kepada lawan. Memang, dia telah menorehkan 17 gol dan memberikan 13 assist. Bersama Frenkie De Jong dan Lasse Schone, ketiganya merupakan gelandang paling energik di Eropa saat ini.

Eriksen adalah playmaker Spurs dan sudah lama masuk dalam agenda Madrid. Bahkan, dia bisa jadi merupakan gelandang paling komplet dibandingkan dengan gelandang lainnya yang masih dalam bidikan Madrid ini. Eriksen mampu turun hingga ke sektor pertahanan untuk membantu timnya. Jika dibandingkan dengan gelandang Madrid, Eriksen memiliki kesamaan peran dengan Luka Modric. Namun, kelebihannya, Eriksen mampu bermainj di posisi yang berbeda dibandingkan dengan Modric.
 
Eriksen memiliki kemampuan dalam mencetak gol memanfaatkan bola-bola mati. Musim ini, dia menorehkan satu gold an memberikan enam assist dari situasi bola mati. Total, dia telah mencetak 10 gol dan memberikan 17 assist dalam semua ajang. Dan, Pjanic, orkestra Juventus. Dia bukanlah gelandang yang difavoritkan dibandingkan dengan yang lain. Dan, Pjanic bukanlah tipikal pemain yang bisa membuat lini tengah Madrid lebih bertenaga dalam menyerang.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA