#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kembali Kuasai Belanda, Ajax Rebut Gelar Eredivisie Pertama sejak 2014
17 May 2019 12:21 WIB
DOETINCHEM - Sesuai skenario, AFC Ajax memastikan gelar Eredivisie musim ini usai mengalahkan tuan rumah De Graafschap 4-1 di De Vijverberg, Rabu (15/5). Ini Landstitel (gelar liga) pertama De Amsterdammers sejak 2014 sekaligus yang ke-34 sepanjang sejarah klub tersebut.
 
Ajax memasuki pekan terakhir sebagai pemuncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas tim peringkat kedua, PSV Eindhoven. Karenanya, mereka hanya butuh satu poin lawan De Graafschap untuk memastikan gelar. Tapi, De Godenzonen memilih cara lebih baik untuk meresmikan status juara mereka lewat gol-gol Lasse Schoene, Nicolas Tagliafico, dan brace Dusan Tadic.

Gelar ini juga menggenapkan double Ajax musim ini. Sebelumnya, tim asuhan Erik Ten Hag ini telah lebih dulu memenangi Piala Belanda dengan memukul Willem II Tilburg 4-0 pada final di Rotterdam, 5 Mei lalu. Mereka jadi tim pertama yang meraih double di kancah domestik Belanda sejak PSV pada 2005. Ini juga enjadi double kedelapan Ajax setelah 1967, 1970, 1972, 1979, 1983, 1998, dan 2002.

“Lega? Tidak, saya bahagia,” kata Ten Hag saat ditanya apakah dirinya merasa lega Ajax akhirnya kembali juara Eredivisie. “Ini luar biasa. Yang telah dilakukan anak-anak ini sangat istimewa. Saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan tim ini. Ini cara terbaik dalam meraih double.”


Baca Juga :
- Hasil Pertandingan Play-off Liga Champions, Rabu Dini Hari WIB
- The Haters

Satu-satunya penyesalan yang dirasakan Ten Hag adalah kegagalan Ajax lolos ke final Liga Champions. De Amsterdammers sempat sangat diunggulkan setelah mengalahkan sejumlah tim favorit seperti Real Madrid dan Juventus FC. Tapi, mereka malah tersingkir di semifinal dari Tottenham Hotspur karena gol tandang. 

“Tentu saja, kekecewaan itu akan selalu menghantui. Tapi, olahraga adalah soal sukses dan gagal,” ujar Ten Hag. “Secara keseluruhan, musim ini sangat sukses, hampir 100 persen. Kami memainkan sepak bola indah dan membuat banyak orang terhibur.”

Terlepas dari performa impresif di Liga Champions, langkah Ajax di Eredivisie musim ini tidak selalu mulus. De Amsterdammers bahkan sempat tertinggal dari PSV di hampir sepanjang musim ini sebelum naik ke puncak klasemen untuk kali pertama pada pekan ke-29. 

Meski begitu, kelayakan Ajax jadi juara tidak perlu dipertanyakan. Mereka mengoleksi 86 poin dalam 34 laga. Ini torehan poin tertinggi keempat bagi juara Eredivisie. Ajax juga membukukan 119 gol yang merupakan rekor gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah. Harian Voetbal International bahkan menyebut Ajax sebagai Kampioen van de Schoonheid alias Juara dengan Keindahan.

Tingginya produktivitas Ajax tidak terlepas dari peran Tadic yang menyumbangkan 28 gol. Koleksi ini membuat striker asal Kroasia itu keluar sebagai top scorer bersama striker PSV, Luuk De Jong. Tadic juga membukukan 13 assist sehingga dia jadi pemain yang paling banyak terlibat dalam proses terciptanya gol di Eredivisie, 41 kali. 

Kontribusi dari bintang-bintang Ajax lainnya seperti Frenkie De Jong, Matthijs De Ligt, Donny Van De Beek, dan Hakim Ziyech tidak kalah penting. Tapi, mereka kemungkinan tidak lagi berkostum Ajax musim depan. De Jong bahkan sudah pasti bergabung dengan FC Barcelona. 

“Saya akan merindukan Eredivisie. Saya telah mengalami saat-saat menyenangkan di sini. Perpisahan ini sangat disayangkan karena kami punya tim yang sangat unik untuk ukuran tim-tim Belanda. Tapi, saya tak menyesal karena saya antusias untuk bermain di klub baru,” kata gelandang 21 tahun itu. 


Baca Juga :
- Persib Diberitakan Segera Kedatangan Bek Belanda
- Jadwal Play-off Liga Champions, Ada Ajax Sampai Olympiacos

De Ligt, kapten Ajax musim ini, diisukan bakal mengikuti jejak De Jong ke Barcelona. Tapi, bek tengah 19 tahun tersebut belum mau mengambil keputusan soal masa depan kariernya dalam waktu dekat ini. 

“Ini bukan saatnya bicara masa depan saya,” kata De Ligt. “Saya tidak tahu apakah akan ikut De Jong (ke Barcelona). Saya masih harus mengalisis sejumlah hal. Saya tidak bisa bilang apa-apa sekarang. Lihat saja pada akhir musim panas nanti.”*Rijal Alfurqon

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA