#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dua Juara Dunia Baru Lahir di One: Enter the Dragon
18 May 2019 14:17 WIB
SINGAPURA - Gelaran perdana laga ONE Lightweight Kickboxing World Championship di Singapura, Jumat (17/5) menyaksikan tumbangnya seorang legenda. Dua juara dunia baru pun lahir dari matras keras MMA ini.

Bertarung di bawah bendera negara yang sama, Belanda, Regian “The Immortal” Eersel mengalahkan Nieky “The Natural” Holzken dalam 5 ronde yang penuh teknik tingkat tinggi.

Setelah ronde pertama berlalu dengan saling menentukan irama pertandingan, kedua petarung meningkatkan tensi pada ronde kedua.


Baca Juga :
- 3 Laga Berpotensi Mengejutkan di ONE: EDGE OF GREATNESS
- Bangkit Melawan Stigma, Priscilla Hertati Berharap Menginspirasi Generasi Muda

Nieky terus mencoba memperkecil jarak pertarungan, tetapi lawannya yang tergabung dalam Sityodtong Amsterdam justru menggunakan jangkauan panjang tangannya; yang dikombinasi dengan beberapa serangan jumping knee.

Di ronde keempat, Regian berhasil mendaratkan serangan terkeras dalam laga ini, sebelum melanjutkannya dengan kombinasi serangan lutut yang menjatuhkan Nieky. Walau Nieky segera bangkit, ia tidak mampu mengungguli game plan “The Immortal” yang terus mendominasi tanpa celah. 

Pertukaran kombinasi serangan keras terjadi di ronde lima, dimana Nieky sempat mendaratkan tendangan keras ke kepala Regian. Pada akhir ronde ini, para juri menyatakan kemenangan bagi Regian Eersel melalui unanimous decision dan memberikan gelar juara pada atlet berusia 26 tahun itu.

“Saya hadir untuk mempertahankan sabuk ini selama saya bisa,” ujar Regian setelah mengalahkan sah satu petarung kickboxer terbaik di divisinya.

Sementara itu, pahlawan tuan rumah Christian “The Warrior” Lee membuat para penonton bersorak setelah ia mencetak kemenangan KO melawan atlet legendaris asal Jepang Shinya “Tobikan Judan” Aoki.

Dengan kemenangan tersebut, Christian berhasil merebut gelar juara dunia ONE Lightweight dari tangan Shinya, yang terlebih dahulu merebutnya di tanah kelahirannya, Jepang, beberapa waktu yang lalu.

Shinya sempat hampir menyelesaikan pertandingan pada ronde pertama dengan sebuah kuncian armbar yang kuat, tetapi Christian mampu bertahan dan melepaskan diri.


Baca Juga :
- 12 Tim Esports Terbaik Siap Bersaing di ONE Esports Dota 2 World Pro Invitational
- Bawa Nama Indonesia, Paul Lumihi Siap Menggebrak di Manila

Pada ronde kedua, petarung yang belum genap berusia 21 tahun ini langsung membawa Shinya ke pertarungan atas dan menyarangkan beberapa kombinasi pukulan yang akhirnya menjatuhkan Shinya ke atas kanvas.

Ketika wasit Olivier Coste menghentikan pertandingan, seluruh pendukung tuan rumah di Singapore Indoor Stadium langsung berdiri melihat mimpi Christian yang akhirnya tercapai sebagai seorang Juara Dunia.*
 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA