#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Final Liga Europa Bisa Menjadi Laga Perpisahan Welbeck
20 May 2019 14:22 WIB
LONDON - Akibat cedera pergelangan kaki (engkel) berkepanjangan, Danny Welbeck tidak mampu membela Arsenal FC sejak November lalu. Kendati begitu, penyerang 28 tahun tersebut berpeluang besar dimainkan pada final Liga Europa melawan Chelsea FC di Baku, Aerbaijan, 29 Mei nanti.

Welbeck bergabung dengan Arsenal dari Manchester United (MU) pada September 2014. Total, ia sudah turun dalam 126 pertandingan dengan mencetak 32 gol untuk The Gunners di semua kompetisi.

Kontrak Welbeck di Emirates akan berakhir pada musim panas tahun ini. Saat laga kandang terakhir Liga Primer, melawan Brighton & Hove Albion (imbang 1-1), 5 Mei lalu, Arsenal mengumumkan tidak akan memperpanjang kontrak Welbeck. Diduga, salah satu alasan The Gunners tidak memperbarui kontrak Welbeck tak lain karena cedera yang berkepanjangan.


Baca Juga :
- Susunan Pemain Arsenal vs Aston Villa
- Greenwood Ukir Rekor

Di tengah rasa frustrasi, kabar gembira datang kepada Welbeck. Setelah kembali berlatih bersama rekan-rekannya di Arsenal, pelatih Unai Emery hampir pasti membawa sang penyerang ke Baku untuk melawan Chelsea.

Keinginan Emery membawa Welbeck ke Baku bukan tanpa alasan. Arsenal memang terancam tidak bisa diperkuat gelandang serang Henrikh Mkhitaryan. Hubungan diplomatik yang buruk dengan Armenia, negara asal Mhkitaryan, membuat Azerbaijan sempat mengeluarkan larangan menerima kunjungan dari warga negara Armenia.

“Pemerintah kami sudah memberikan jaminan pada UEFA agar Mkhitaryan bisa datang ke Baku. Tidak ada itu isu soal keamanan dan keselamatan terkait Mkhitaryan,” ujar Elkhan Mammadov, Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Azerbaijan (AFFA). “Bahkan, sebelum Arsenal memastikan tempat di final, kami sudah menerima permintaan dari UEFA agar menjamin keamanan dan keselamatan pemain. Kami siap menjamin keamanan dan keselamatan Mkhitaryan jika ia ke Baku.”

Jaminan dari orotitas Azerbaijan sepertinya belum bisa meyakinkan Arsenal. Mkhitaryan hampir pasti tidak akan dibawa ke Baku. Di sisi lain, Arsenal mutlak membutuhkan gelar Liga Europa. Selain ingin menghapus dahaga gelar Eropa yang terakhir mereka rebut pada 1994 (Piala Winners 1993/94), The Gunners juga butuh jaminan lolos ke Liga Champions setelah hanya mampu finis kelima di klasemen akhir Liga Primer. Dengan menjuarai Liga Europa musim ini, Arsenal akan langsung masuk fase grup Liga Champions 2019/20.

Karenanya, Arsenal memerlukan kesiapan dan totalitas semua pemainnya untuk mengangkat trofi Liga Europa di Baku nanti. Pemilihan Welbeck terkait kemungkinan absennya Mkhitaryan bukan tanpa pertimbangan teknis. Sebelum cedera, dalam empat pertandingan fase grup Liga Europa, Welbeck mampu mencetak dua gol.

Pengalaman Welbeck melawan klub-klub besar di kompetisi Eropa juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Tiga gol dilesakkannya ke gawang Galatsaray SK di fase grup Liga Champions 2014/15, musim perdananya bersama Arsenal. Kemenangan The Gunners atas Sporting CP di fase grup Liga Europa musim ini juga berkat gol tunggal Welbeck. 

Terancam Sepi


Baca Juga :
- Panggung Pemain Muda
- Torreira Akan Dapat Tugas Baru di Arsenal

Pada final Liga Europa nanti, jatah suporter Arsenal dan Chelsea masing-masing dibatasi hanya 3.000 orang (total 6.000). Namun, Stadion Olimpiade Baku yang berkapasitas 68.700 kursi tersebut dikhawatirkan bakal banyak kosong.

Tingginya biaya serta sulitnya perjalanan sejauh 8.851 km (5.500 mil) dari London, Inggris, ke Baku, disinyalir menjadi penyebab mengapa banyak tiket fan Arsenal maupun Chelsea yang dikembalikan. Baik Arsenal dan Chelsea sebenarnya sudah meminta perusahaan jasa wisata dan keuangan terkemuka Inggris, Thomas Cook, untuk merancang paket perjalanan hemat. Kendati begitu, biaya 979 paun (sekira Rp18 juta) per orang per hari ke Baku tetap terasa berat bagi fan Arsenal dan Chelsea.***TRI CAHYO NUGROHO 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA