#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Sudah 2 Kali Sekjen PSSI Absen Jadi Saksi dalam Sidang Pengaturan Skor di Banjarnegara
21 Mei 2019 00:50 WIB
JAKARTA - Sekjen PSSI Ratu Tisha lagi-lagi tidak datang dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus pengaturan skor yang sedang disidangkan di PN Banjarnegara. Setelah Kamis 16 Mei 2019 lalu tidak datang, sekarang pada Senin 20 Mei 2019 juga tidak kelihatan batang hidungnya.

Kabar dari pengacaranya, Andru Bimaseta, Sekjen PSSI belum bisa hadir karena padatnya jadwal kegiatan organisasi. Surat pemanggilan sebagai saksi datangnya juga terlambat. Terlalu mepet dengan waktu sidang.

Jadi Andru Bimaseta mengatakan ketidakhadiran Sekjen PSSI tidak bisa disebut mangkir. Itu karena  surat panggilan yang disampaikan tidak sesuai prosedur, sebagaimana pasal 146  ayat 2 dan pasal 227 ayat 1 KUHAP. Menurut pasal ini, surat panggilan harus diterima selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sebelum sidang dimulai. 


Baca Juga :
- Ini Komitmen Komjen Iriawan Bila Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI
- PSSI Tegaskan Persib B Harus Tetap Menyertakan Nama Blitar United

Namun, faktanya surat panggilan untuk sidang tanggal 16 Mei dan surat panggilan kedua untuk sidang tanggal 20 Mei baru diterima pada Sabtu tanggal 18 Mei 2019.


Baca Juga :
- Ada Dorongan Agar KLB Pemilihan Exco PSSI Dipercepat
- Jaksa dan Hakim Kasus Mantan Plt. Ketua Umum PSSI Diminta Tetap Tegak

Selain itu menurut Andru, tidak semua saksi yang diperiksa di penyidik akan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), apabila JPU menganggap cukup dengan mempelajari isi  Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi. Bisa saja JPU tidak menganggap signifikan kehadirannya untuk membuktikan perbuatan terdakwa.

Andru menegaskan, Sekjen PSSI tidak mangkir dan sangat menghormati panggilan tersebut sepanjang dilakukan sesuai kepatutan dan prosedur yang berlaku.*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA