#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Totti Promosi Jabatan
21 May 2019 12:12 WIB
ROMA – Cukup dua tahun bagi Francesco Totti menimba ilmu di jajaran manajemen AS Roma. Presiden klub James Pallotta pun menilai legenda tim itu pantas dipromosikan menjadi direktur teknik. Mungkin dia akan dilantik pekan depan sembari menunggu direktur olahraga yang baru, Gianluca Petracchi, mencapai kesepakatan dengan klub lamanya, Torino FC.

Bagi Totti, ini adalah sebuah langkah besar dalam kariernya. Dia akan bertanggung jawab di sektor teknik, terlibat dalam pemilihan pemain, serta menjembatani komunikasi pelatih dan klub. Jam terbang sangat tinggi sebagai pemain dan pemimpin tim, sangat berguna saat menjalani jabatan itu.

Pria 42 tahun itu sangat mendukung misi peremajaan yang diusung klub. Visi ini juga perlu dimiliki oleh pelatih anyar I Giallorossi. Pengganti Claudio Ranieri tersebut harus memperbaiki dinamika permainan tim dan memberi peluang lebih banyak kepada para pemain belia.


Baca Juga :
- Duet Lukaku-Lautaro Tak Berkutik, Barella Muncul sebagai Penentu Kemenangan
- Update Hasil dan Klasemen Liga Europa, Jumat Dini Hari WIB

Gian Piero Gasperini merupakan kandidat utama. Keberhasilannya mendorong Atalanta BC ke zona Liga Champions dengan mengandalkan pilar-pilar muda, menjadi bukti. Nama Maurizio Sarri masuk bursa calon juru taktik Roma. Posisi pelatih asal Napoli itu riskan meski telah meloloskan Chelsea FC ke final Liga Europa 2018/19 dan Liga Champions musim depan. Sepertinya atmosfer kompetisi Italia lebih cocok untuknya. Sementara direksi membantah tertarik kepada sosok Marcelo Bielsa.

Pallotta Murka

Protes atas pilihan Roma tidak melanjutkan ikatan kerja dengan Daniele De Rossi meluas ke berbagai belahan dunia. Spanduk kecaman dan dukungan untuk kapten I Lupi, terlihat di Boston, London, Paris, Kopenhagen, Miami, Tunisia, London hingga New York. Restoran saudara perempuan Pallotta di Boston pun jadi sasaran.

Kondisi itu tak pelak membuat pengusaha asal Amerika Serikat itu murka. “Jika mereka ingin melemparkan kotoran kepada saya, baik…tapi saya tidak akan kembali ke belakang,” Pallotta menandaskan.


Baca Juga :
- Atalanta Sedang Frustrasi
- Napoli Makin Runyam

Wajar dia marah karena selama ini terus menghormati De Rossi. Namun, menyambung kontrak gelandang veteran itu mustahil terjadi karena tidak sejalan dengan rencana klub, menggunakan lebih banyak para pemain muda.

Roma berusaha menawarkan posisi di manajemen, yang kemudian ditolak karena gelandang veteran itu belum mau pensiun. Kabarnya mereka kini akan mencarikan klub baru di MLS memanfaatkan koneksi dari patron klub. Los Angeles FC siap menerimanya.* DARI BERBAGAI SUMBER

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA