#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Setien, Dulu Dipuja Sekarang Dicaci
21 May 2019 09:45 WIB
QUIQUE Setien tidak akan ada lagi di Real Betis musim depan. Kabar tersebut diumumkan klub berjulukan Los Verdiblancos itu sehari setelah kemenangan 2-0 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu. Berita itu sekaligus menegaskan bagaimana pelatih asal Santander itu yang dulunya dipuja layaknya pahlawan kini dicaci seperti penjahat oleh sebagian fan Betis hanya dalam kurun lima bulan.

Bersama Setien, Betis memang menghadapi tahun 2019 dengan penuh tantangan dan ilusi. Setelah mencapai kualifikasi Liga Europa pada musim pertamanya, pelatih 60 tahun itu melanjutkan hegemoninya hingga menjadi juara grup. Salah satu momen yang tak akan dilupakan adalah ketika mengalahkan AC Milan di kandang keramatnya, Stadion San Siro.

Tak hanya itu saja pencapaian historisnya juga terjadi di La Liga. Pada November 2017, Setien mengantarkan Betis menang (1-0) di Bernabeu setelah dua dekade tak pernah meraih tiga poin di sana (dan kembali melakukannya pekan lalu).


Baca Juga :
- Piala Super Spanyol Digelar di Arab Saudi, Protes Pun Berdatangan
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Senin Dini Hari WIB

Lalu ada juga pada musim lalu di mana Betis mengalahkan rival sekota, Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan (5-3). Skor tersebut merupakan yang terbesar pernah dibuat di kandang musuh abadinya tersebut. Setelah itu, terjadi lagi kemenangan historis pada 2018/19, saat Setien membawa Betis menekuk FC Barcelona (3-4) di Camp Nou.

Sayangnya, semua prestasi luar biasa itu berubah ketika memasuki awal tahun. Los Verdiblancos dikalahkan tim promosi SD Huesca (1-2). Di Piala Raja, Betis awalnya melaju mulus, mereka menyingkirkan Racing Santander, Real Sociedad, dan RCD Espanyol. Tetapi langkahnya itu terhenti ketika memasuki fase semifinal, kalah agregat 2-3 dari Valencia CF.

Kegagalan di Piala Raja memang menyakitkan. Pasalnya Los Verdiblancos sangat ingin melaju ke babak final karena laga tersebut akan diselenggarakan di Benito Villamarin, kandang mereka untuk pertama kalinya. Nasib sial bukan hanya dialami di Piala Raja saja, melainkan juga di Liga Europa. Mereka disingkirkan Stade de Rennais FC dengan agregat 4-6 setelah pada leg pertama mengimbangi Rennes 3-3 di Prancis.

Dari situ, Betis menderita krisis identitas. Dalam 29 pertandingan di 2019 mereka hanya memetik delapan kemenangan saja. Los Verdiblancos juga kehilangan posisi di klasemen La Liga hingga gagal meraih tiket ke Liga Europa, target utama tim.


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen La Liga Spanyol, Minggu Dini Hari WIB
- Perez Tawarkan Bintang Madrid ke MU & Dua Klub Liga Inggris dalam Kesepakatan Pertukaran

Banyaknya hasil negatif yang dipetik Betis selama lima bulan terakhir membuat Setien jadi sasaran kesalahan. Penggemar Verdiblancos tak henti-hentinya menyanyikan yel “Setien pergi sekarang” baik di Villamarin maupun di jalan-jalan kota Sevilla.

Pelatih yang kontraknya masih setahun lagi itu pun terluka. Setien pergi dan menuliskan ucapan selamat tinggal dalam bentuk surat terbuka yang menyedihkan. “Saya mengucapkan selamat tinggal kepada Real Betis, menghindari banyaknya rasa kurang hormat, penghinaan dan banyak penghinaan yang saya terima, yang tidak ada hubungannya dengan keberhasilan maupun kesalahan yang saya buat,” tulis sang pelatih.*CR5

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA