#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Marquez Bisa Ganti Gaya di RC213V, Kok Bisa?
22 May 2019 13:03 WIB
LE MANS – Marc Marquez mengaku senang dengan RC213V tahun ini karena lebih fleksibel dan mudah dikendarai dibanding motor terdahulu. Bahkan, pembalap Repsol Honda itu mengklaim, dapat menerapkan dua atau tiga gaya balap berbeda pada lima putaran awal MotoGP 2019.

Berbeda dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dan pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, hanya Marquez yang terlihat kuat dengan RC213V 2019. Kabarnya, motor tahun ini punya tenaga lebih besar dan bisa menyaingi Desmosedici GP19 milik Ducati. Mesin terbaru juga membuat Marquez lebih nyaman memilih ban.

“Biasanya kami kesulitan dalam kondisi terlalu dingin dan ini kali pertama saya berlomba dengan ban depan soft. Tapi, tahun ini, kami mampu berkendara dengan dua atau tiga cara berbeda. Saya bisa mencatat waktu tercepat dengan cara berbeda daripada tahun lalu dan itu penting,” kata Marquez via Motorsport.com.


Baca Juga :
- Zarco Gantikan Nakagami, Indikasi Honda Bakal Depak Lorenzo Menguat
- MotoGP Gelar Balapan di Brasil Pada Musim 2022, Lintasan Sedang Dalam Proses Pembangunan

Kekuatan mesin terbaru Honda juga terlihat pada dua lomba terakhir, di mana Marquez mampu mendominasi balapan dan memenangkan duel dengan rider Ducati. Pembalap asal Spanyol itu pun mengaku bisa mempelajari gaya balap rekan setim dan Andrea Dovizioso saat mengendarai Desmosedici GP19.

“Masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan tapi seperti yang saya katakana, kami bisa memakai gaya balap berbeda. Itu karena saya memiliki mesin lebih baik. Ketika memiliki itu dan memahami gaya balap Dovi dan Jorge, tahun lalu, Anda bisa mencoba berkendara dengan cara berbeda,” kata Marquez.

Hal ini membuat banyak orang berpikir bahwa motor Honda tahun ini hanya cocok untuk Marquez karena Lorenzo dan Crutchlow, kesulitan. “Saya dapat berkendara seperti tahun lalu tapi bisa juga dengan cara beda. Ini memberi saya percaya diri (pede) untuk tetap konsisten dan itu perbedaan utama,” katanya.

Awal musim ini, Crutchlow menyebut RC213V mengorbankan stabilitas bagian depan demi meningkatkan kekuatan mesin. Menurutnya, itu membuat pembalap Honda lebih sulit melakukan pengereman keras. Namun, Marquez tak sependapat dengan pria asal Inggris itu karena apa yang dilakukan Honda, bagus.

“Perubahan arah motor jadi lebih baik. Tahun lalu, kami hanya mencoba mendapat titik pengereman yang baik tapi mungkin tahun ini sedikit kehilangan di area pengeraman dan lebih kuat di area lain. Ini cara yang bagus karena titik pengereman selalu berisiko dan oleh karenanya sulit menjadi konsisten,” ujar Marquez.

Masih Berusaha


Baca Juga :
- Daftar Juara MotoGP Sepanjang Masa, Marc Marquez Kejar Rossi dan Agostini
- Quartararo Disebut-sebut Mengendarai Motor Yamaha Layaknya Lorenzo

Di sisi lain, Lorenzo masih berusaha mendapat setelan terbaik agar cepat beradaptasi dengan RC213V. “Saya masih mencari sesuatu tapi hasil lomba terakhir memperlihatkan sudah lebih baik disbanding sebelumnya. Saya rasa kami mengalami peningkatan, terutama dalam hal kecepatan,” kata pria asal Spanyol itu.

Lorenzo pun yakin bisa lebih kuat dalam beberapa lomba ke depan dan bersaing di barisan depan. “Kami menemukan sesuatu yang sedikit membantu. Hal negatif di lomba terakhir adalah posisi akhir. Tapi, secara keseluruhan, lebih baik. Ini membutuhkan proses panjang, karena motor tak mudah dipahami,” ujarnya.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA