#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Di Ternate Selatan Main Bola Api Jadi Tradisi Menunggu Berbuka
22 May 2019 14:51 WIB
“KALAU sudah biasa, engga akan merasa panas atau sakit sih,” ungkap Abduh Lestaluhu. Bek kiri Tira Persikabo itu mengisahkan pengalamannya yang mengesankan saat menjalani ibadah puasa Ramadan di kampung halamannya, kampung Ubo-Ubo, Ternate Selatan, yakni bermain bola api.

Bermain bola api sambil menunggu waktu berbuka tiba, seperti sudah menjadi tradisi di kampong halamannya itu. Permainan tersebut dilakukan ketika dirinya masih bocah. Untuk saat ini, bukan bola panas lagi yang ia mainkan, melainkan bola sepak dalam kompetisi Liga 1 2019, yang tujuannya meraih gelar juara.  

“Itu sih dulu waktu kecil di kampung. Ya kami sering bermain bola api dari serabut  kelapa. Main sama teman-teman biasanya main sebelum buka. Banyak permainannya, tapi menurut saya pengalaman yang unik itu sih. Tapi itu waktu kecil saja sekarang udah besar tidak lagi main,” kata Abduh.


Baca Juga :
- Baru Sembilan Pemain Arema yang Lanjut Hingga 2020, Sisanya Menunggu Kepastian
- Isu Main Mata dalam Delapan Besar Liga 2 Merebak, Hendri dan Kas Membantah

Bagi Abduh, nuansa Ramadan lebih terasa jika dijalani di kampung halaman, ketimbang di kampung orang seperti yang dirasakannya saat ini. Ini karena di kampung Ubo-ubo, di setiap masjid menggelar kegiatan tadarusan dengan pengeras suara sampai menjelang sahur. Lantunan ayat-ayat suci Alquran itu terdengar hingga telinganya.

“Mungkin kalau sekarang saya tadarusan sih tidak. Kalau mengaji itu ya setiap habis salat saya jalani. Seringnya setelah salat Zuhur saya mengaji. Bukan hanya di bulan suci Ramadan saja, tapi memang kalau nuansa sekarang lebih baik untuk meningkatkan ibadah,” ucap Abduh.

Adapaun hal lain yang dirindukan saat Ramadan tiba, yakni salat Tarawih, buka, dan sahur bareng keluarga. Lebih sedap jika santap sahur langsung dihidangkan oleh  ibunda tercinta. Momen itu harus ia kubur, sebab Abduh harus berjuang memenuhi target timnya, bersaing di papan atas klasemen Liga 1 2019.


Baca Juga :
- Promotor Gaek Ini Tetap Peringatkan Pacquiao, Jika Kena Pukul Lagi Efeknya Seumur Hidup
- Alba Cedera Hamstring, Valverde Harus Pakai Bek Kiri Baru Ini di Akhir Pekan

“Tapi nuansa Ramadannya sih sama dengan tahun lalu, tidak terlalu berbeda. Saya juga senang sekali menyambutnya dengan suka cita. Ini bulan yang sangat kami tunggu sebagai umat muslim. Saya merasa senang, karena dalam waktu ini kami akan lebih banyak beribadah” kata Abduh.

Sementara itu Pelatih kepala PS-Tira-Persikabo lebih memilih untuk menggelar latihan sore hari selama Ramadan. Namun itu tidak menjadi alasan Abduh untuk  mengendurkan semangatnya untuk berlatih. Terlebih pemain 25 tahun itu mengaku buka bersama bersama rekan-rekan satu tim menjadi hal menyenangkan.* Sumargo Pangestu

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA