#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Meski Minim, Aksi Gazzaniga Turut Antar Spurs ke Final
22 May 2019 14:19 WIB
PERJALANAN ke final Liga Champions telah melahirkan kenangan monumental bagi Tottenham Hotspur FC. Hattrick Lucas Moura di Ajax, gol penentu Fernando Llorente di Etihad, torehan Son Heung Min ke gawang Manchester City FC, performa top Jan Vertonghen lawan Borussia Dortmund, hingga perjuangan versus PSV Eindhoven, FC Internazionale, dan FC Barcelona.

Semua itu telah mengubah “misi mustahil” menjadi kenyataan untuk Spurs. Situs resmi klub London Utara itu pun menghitung mundur langkah ke final pada 1 Juni dengan rangkaian momen Liga Champions yang membuat semuanya terwujud. Setiap pemain memainkan peran mereka, setiap kontribusi mengantarkan Spurs satu langkah lebih dekat ke Stadion Wanda Metropolitano.

Tak terkecuali Paulo Gazzaniga. Ini musim luar biasa bagi kiper asal Argentina itu. Ia membuat 11 penampilan di semua kompetisi, termasuk debut di Liga Champions. Maka, waktu pun diputar kembali ke 6 November 2018, laga keempat fase grup melawan PSV. Hari itu, Gazzaniga secara mengejutkan sukses menggagalkan peluang emas penyernag PSV, Donyell Malen, memastikan Tottenham menang 2-1 di Stadion Wembley.


Baca Juga :
- Gaya Bermain dan Harga Maddison Nyaris Setara Coutinho
- Gaya Bermain dan Harga Maddison Nyaris Setara Coutinho

Dua minggu sebelumnya, mimpi melaju ke fase knock-out seakan sirna bagi Spurs di Eindhoven. Kiper utama Hugo Lloris dikartu merah, hingga mereka terpaksa pulang dengan skor 2-2. Hasil yang memastikan Tottenham hanya meraih satu poin dari tiga laga awal grup. “Kenyataannya adalah bahwa kini akan sangat sulit untuk pergi ke tahap berikutnya Liga Champions,” ujat pelatih Mauricio Pochettino usai partai tersebut.

Fase pertama pemulihan adalah mengalahkan PSV pada laga keempat di Wembley. Jika kalah, langkah Spurs dipastikan terhenti. Gazzaniga menggantikan Lloris, tetapi laga debut itu sepertinya akan berlangsung sulit baginya ketika sundulan Luuk De Jong menjebol gawang kiper 27 tahun itu  pada detik ke-62. Namun Spurs berbalik unggul setelah Fernando Llorente mencetak gol pada menit 78.

Lalu, fan tuan rumah menahan napas ketika Malen berhasil melewati bek Spurs dan berhadapan langsung dengan Gazzaniga. Logikanya, 99 persen Malen bisa mencetak gol. Pemain PSV itu menendang bola dengan keras ke kiri atas gawang. Namun Gazzaniga bereaksi, mengangkat kedua tangannya, melompat, dan berhasil menghalau usaha Malen itu. Sungguh sebuah penyelamatan reaksi yang instingtif!


Baca Juga :
- Alexander-Arnold Terinspirasi Dua Bek Sayap Legendaris
- Susunan Pemain Chelsea vs Liverpool

Toh, Gazzaniga tak lantas besar kepala. “Jelas itu sangat penting. Saya senang bisa turut membantu tim. Yang terpenting adalah fokus dan ketika kesempatan itu datang, Anda berusaha melakukannya yang terbaik, itu yang saya dan seluruh pemain di tim ini coba lakukan.”

Selanjutnya bisa ditebak, Spurs lolos ke final setelah melewati adangan Inter, Barcelona, Dortmund, Man. City, dan Ajax. “Kami ingin memenanginya. Bagi klub, ini momen bersejarah, partai puncak Liga Champions pertama, maka itu kami ingin menjuarainya. Yang kalah tak pernah diingat. Kami fokus pada kemenangan,” kata Gazzaniga yakin.* NURUL IKA HIDAYATI

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA