#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Adik Marquez Bukan Bidikan Utama Pramac
23 Mei 2019 13:13 WIB
LE MANS – Manajer Pramac Racing Francesco Guidotti sudah membicarakan kemungkinan pindah Alex Marquez ke MotoGP 2020. Guidotti telah berkomunikasi dengan Emilio Alzamora, sang agen, setelah sang pembalap memenangi putaran kelima Moto2 di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (19/5) lalu.

Namun, Guidotti belum mau berbicara banyak soal rencana naik kelas dari adik Marc Marquez tersebut. Apalagi, proses negosiasi seperti ini biasa dilakukan karena tim ingin meningkatkan kinerja bersama pembalap anyar. Ia juga menyebut ada banyak rider di Moto2 yang siap bersaing ke MotoGP.

“Situasi di luar lebih besar daripada apa yang terjadi sebenarnya. Kami bertemu Alzamora untuk melihat apakah ada kemungkinan Alex ke MotoGP. Ini prosedur standar ketika manajer tim meminta berbicara dengan pembalap. Kami juga punya jadwal pertemuan lain,” kata Guidotti via Motogp.com.


Baca Juga :
- Hasil Lengkap MotoGP Katalunya: Marquez tak Terkejar dan Jadi Juara
- Pembalap Suzuki Ini Pede Kalahkan Marquez

Pramac memang salah satu tim yang memiliki pandangan jauh ke depan soal pembalap. Itu dibuktikan saat mendatangkan Francesco Bagnaia, yang sudah dikontrak sejak awal 2018. Keyakinan tersebut pun berbuah gelar juara Moto2 yang sukses dipersembahkan oleh pembalap asal Italia tersebut.

“Jack Miller kontraknya akan berakhir, tahun ini, dan kami harus mencari solusi lain apakah ingin ke pabrikan atau sesuatu yang lain jika akhirnya tak menemui kesepakatan. Kami harus melihat pasar dan mereka yang ingin ke MotoGP harus memiliki performa yang menjanjikan,” Guidotti menambahkan.

Miller dan Bagnaia sebenarnya sedang dilatih untuk jadi pembalap pabrikan Ducati. Mereka akan bertarung dengan Danilo Petrucci yang sedang unjuk kemampuan demi bisa bertahan sebagai rekan Andrea Dovizioso. Tapi, ada pula Alvaro Bautista yang turun di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK).

“Kami dan Ducati membebaskan pembalap untuk memutuskan. Alex bukan prioritas kami karena ada rider lain yang jadi buruan. Kami sedang fokus pada Bagnaia dan Miller. Tapi,  Miller tidak menemui kesepakatan dengan saya karena dia ingin bergabung dengan tim pabrikan Ducati,” ujar Guidotti.

Menanggapi rumor ini, Alex mengaku tak masalah karena hal biasa ketika sebuah tim MotoGP melakukan negosiasi dengan pembalap Moto2. Namun, ia tidak ingin berkomentar banyak dan memilih menyerahkan segalanya kepada Alzamora karena ingin fokus melakoni sisa musim ini.

“Sekarang, semua orang ingin pindah ke MotoGP, jadi Anda harus bergerak cepat. Saya memiliki hubungan baik dengan orang-orang di Pramac dan Emilio akan menjalankan tugasnya dengan baik. Untuk itu, saya menyerahkan semua kepada Emilio karena dia lebih tahu daripada saya,” kata Alex.


Baca Juga :
- Marquez Bersyukur Petrucci Juarai MotoGP Italia
- Jelang Balapan MotoGP Italia, Repsol Honda Siap Acak-acak Kandang Ducati

Jika benar-benar terealisasi, ini akan menarik karena Marquez sangat identik dengan Honda. Namun, Alex menuturkan jika itu bukan hal utama. Yang terpenting adalah kesiapan bila kesempatan itu akhirnya datang. Bahkan, tak menutup kemungkinan untuk bergabung bersama sang kakak.

“Kenapa tidak? Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tak ingin naik kelas karena belum siap. Tapi, tahun ini, saya sudah lebih siap dan jika potensi naik kelas datang, saya akan menerimanya. Saya sudah mempelajari banyak hal soal elektronik, gaya balap, dan setelan motor,” ujar pria 23 tahun itu.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA