#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Jasper Cillessen Adalah Jaminan Mutu Buat Barcelona
23 Mei 2019 15:01 WIB
BARCELONA – Masalah nyata yang harus dihadapi FC Barcelona jelang final Piala Raja di akhir pekan ini adalah perihal cederanya para pilar utama. Pelatih Ernesto Valverde harus memutar otak dalam meramu tim terbaik yang bisa ditampilkannya lawan Valencia CF. Dari banyaknya kekosongan, kenyamanan didapat di posisi kiper sebab adanya jaminan dari Jasper Cillessen.

Sejauh ini ada tujuh pemain Barca yang mengalami cedera: Rafinha Alcantara, Ousmane Dembele, Kevin-Prince Boateng, Arthur Melo, Philippe Coutinho, Luis Suarez, dan Marc-Andre Ter Stegen. Untuk nama terakhir, tim berjuluk Los Azulgrana rasanya bisa tenang, karena ada Cillessen yang kualitasnya dapat diandalkan untuk mengisi pos penjaga gawang.

Kehadirannya di starting 11 adalah jaminan tidak akan terjadi pengurangan kekuatan di bawah mistar, bahkan bisa jadi malah bertambah. Cillessen adalah spesialis Piala Raja, trofi yang akan diperebutkan Sabtu (25/5) nanti. Sejak didatangkan dari AFC Ajax, 25 Agustus 2016, ia terus jadi pelapis Ter Stegen sehingga kompetisi “sekunder” jadi teritorinya.


Baca Juga :
- Ini 20 Tim La Liga Spanyol Musim 2019/2020
- INFOGRAFIS: Prancis Makin Percaya Diri

Sejak musim pertamanya membela tim asal Katalan, Piala Raja telah dijadikan kompetisi khusus untuknya setelah terus duduk di bangku cadangan saat tim main di La Liga dan Liga Champions. Kebijakan serupa juga terus dilanjutkan di era Valverde per 1 Juli 2017. Dari sekecil kesempatan yang diberikannya itu, Cillessen mampu memberikan yang terbaik.

Dalam dua musim sebelumnya dengan kiper tim nasional Belanda ini sebagai penjaga gawang, Los Azulgrana sukses menjadi kampiun Piala Raja. Sekadar informasi sebelum hattrick gelar beruntun di musim ini, ia absen di semifinal karena mengalami cedera. Kian jadi jaminan tersendiri, Cillesen jadi kiper Barca dengan rasio gol terbaik dua dekade ini.

Nampak aneh tapi faktanya Ter Stegen selaku kiper utama malah memiliki rapor kemasukan yang lebih buruk dari pelapisnya. Portero asal Jerman itu kebobolan 0,9 gol per pertandingannya. Sementara Cillesen punya rasio lebih baik yakni 0,74. Penjaga gawang 30 tahun ini bahkan hanya kalah dari Claudio Bravo dibanding kiper era 2000-an lainnya.

Portero yang membela Los Azulgrana dari 2014 hingga 2016 itu jadi yang terbaik dengan kemasukan 0,58 gol per laga. Sementara itu, tak hanya penjaga gawang utama saat ini yang dikalahkan Cillessen. Berbagai nama gaek juga tak punya rapor yang lebih baik darinya. Termasuk legenda hidup Victor Valdes yang memiliki rasio 0,82 gol per duelnya.

Kian bersemangat untuk tidak menyianyiakan kesempatan akhir pekan nanti, final Piala Raja 2018/19 bisa jadi laga perpisahan bagi Cillessen. Beberapa waktu lalu ia telah mengumumkan akan menginggalkan Barca di bursa transfer musim panas nanti. Kali ini sepertinya benar-benar akan terealisasi setelah sempat gagal terwujud di tahun sebelumnya.

Di musim panas sebelumnya, eks portero Ajax ini sudah berniat pergi tapi tak kunjung ada tawaran yang diterima klub. Termasuk Arsenal FC yang sempat menjalin pembicaraan. Kali ini ceritanya akan berbeda baginya setelah banyaknya opsi hengkang. SL Benfica punya ketertarikan dan berbagai klub sedang membutuhkan kiper seperti FC Porto, Juventus FC, dan Paris Saint-Germain.***TAUFANI RAHMANDA

           


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Keyakinan Virgil Van Dijk
- INFOGRAFIS: Siapa Paling Berpeluang di NBA Award?

           

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA