#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Gelar Internasional Ketiga Jadi Modal Kentaro ke AS
24 Mei 2019 14:00 WIB
JAKARTA –  Kentaro Nanayama mengarumkan Indonesia dalam ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019 presented by AKI (ATI-CGJW). Turun di Kelas A putra (15-18 tahun), pegolf 16 tahun itu keluar sebagai juara usai mencetak 206 pukulan atau 10 di bawah par.

Selama bermain di PIK Course, Damai Indah Golf, Jakarta, 21?23 Mei, Kentaro tampil konsisten dengan berada di deretan teratas klasemen. Kemarin, ia menang telak dari Sean Lee (Singapura) dan Kieron Carl Van Wyck (Afrika Selatan), yang berbagi tempat di posisi kedua dengan 214 (-2).

Ini merupakan gelar internasional ketiganya, musim ini. Sebelumnya, Kentaro raih sukses dalam Junior Golf Tour of Asia (JGTA) di Sentul Highlands Golf Course, Bogor, 2-4 Januari. Setelah itu, Indonesia Junior Premier League yang digelar di Riverside Golf Club, 19-21 April, juga ditaklukkannya.


Baca Juga :
- Jagoan AS Terbuka, Rose Khawatir Main Sore Hari
- Komentari Durant, Woods Terkenang Masa Sulit hingga Selalu Kesepian

“Saya memang menargetkan menang namun tak berpikir mencatat skor sebesar ini. Kemenangan ini jadi modal penting, khususnya jelang keikutsertaan saya dalam Summer Golf Event di Amerika Serikat (AS). Semoga momentum bagus ini berlanjut di sana,” ujar Kentaro usai lomba.  

Sedangkan untuk Kelas A putri, Phannarai Meesom Us dari Thailand menjadi yang terbaik setelah mencetak skor terendah, 211 pukulan atau lima di bawah par. Ia menang 10 pukulan atas kompatriotnya, Pimmada Wongthanavimok, dan Mirabel Ting Ern Hui dari Malaysia di T2.

Apa yang diraih Kentaro dalam ajang ini membuktikan bahwa Indonesia punya bibit pegolf muda potensial. Sebelumnya, Ketua Bidang Pembinaan Atlet Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) Ari Hidrijantoro mengatakan, pegolf muda Merah Putih terus menunjukkan geliat.

Kepada TopSkor, Ari menyebut ini sebagai kabar baik karena saat ini pihaknya tengah memantau atlet muda, salah satunya untuk SEA Games XXX/2019 di Filipina, 30 November-10 Desember mendatang. Dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara itu, PGI akan melibatkan pegolf junior.

“Kami akan terus memantau atlet junior seperti Kentaro dan lainnya. Jika mereka  menunjukkan permainan baik, bukan tidak mungkin akan terpilih memperkuat Indonesia di SEA Games. Semua kami pantau, baik itu prestasi, kemampuan, dan aspek-aspek lainnya,” Ari menuturkan.

Sudah Berjalan

Sekadar informasi, pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2019 akan berlangsung Agustus-November. Meski demikian, PGI sudah menjalankan National Training Program, National Training Center, dan Development Program. Untuk skuat timnas, belum ditentukan.

Namun, beberapa jadi bidikan seperti Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Almay Raihan di putra. Lainnya, Ida Ayu Melati Putri. “SEA Games yang akan tampil empat putra dan tiga putri. Kami akan melibatkan junior sebanyak-banyaknya tapi ada target yang harus dicapai,” ujar Ari

“Kami ingin lebih baik daripada sebelumnya (SEA Games 2017 di Kuala Lumpur) yang satu perak dan perunggu. Tahun ini, kami ingin ada emas, terutama perorangan putra. Peta persaingan akan ramai karena banyak pemain Singapura dan Thailand beralih ke profesional,” ia menambahkan.

Untuk mewujudkan target itu, atlet yang nanti terpilih akan menjalani rangakaian uji coba dengan turun di berbagai turnamen internasional, khususnya di Asia Tenggara. Selain itu, atlet juga akan menjajal Luisita Golf and Country Club, yang merupakan venue SEA Games ke-30 tersebut.


Baca Juga :
- Hadiah Makin Besar, Tiger Woods Favorit dalam AS Terbuka
- Pra-PON Golf Digelar di Gowa, Ini Ketentuan Pesertanya

“Masih ada sekitar 10 turnamen. Untuk bagian dari pelatnas mungkin empat, ditambah rencana tiga kali bermain di venue yang akan digunakan untuk SEA Games nanti. Agenda ini penting karena pegolf harus mengenal dan beradaptasi dengan lapangan sebelum bertanding,” kata Ari.*MUHAMMAD RAMDAN

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA