#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Barcelona Incar Sejarah Piala Raja
25 May 2019 12:01 WIB
SEVILLA – Lionel Messi bisa menyentuh rekor, membawa Barcelona juara Piala Raja lima kali beruntun. Target tersebut bisa diwujudkan dengan mengalahkan Valencia dalam final Piala Raja, Sabtu (25/5) atau Minggu dini hari WIB. Laga yang akan digelar di Stadion Benito Villamarin memang memberikan peluang Los Azulgrana meraih trofi domestik ini untuk kali kelima secara beruntun. Klub Katalunya ini tidak terbendung, selalu juara sejak 2014/15.

Dalam sejarah Copa del Rey (Piala Raja), belum ada klub asal Spanyol yang mampu meraih gelar ini lima kali secara beruntun. Terbanyak adalah empat kali yaitu Athletic Bilbao, Real Madrid, dan tentu Barcelona. Karena itu, kemenangan atas Valencia bakal menegaskan dominasi Barcelona dalam ajang ini. Selain rekor tersebut, gelar Piala Raja akan menambah rapor Messi dan kawan-kawan dalam kategori klub yang mampu meraih gelar ganda domestik dalam semusim (La Liga dan Piala Raja).

Musim lalu, Barcelona untuk kali kedelapan dalam sejarah klub meraih gelar La Liga dan Piala Raja. Sekaligus menandai pencapaian pelatih Ernesto Valverde. Jika dia kembali mampu membawa tim ini juara, mantan pelatih Bilbao tersebut bakal menyamai rekor pelatih Barca sebelumnya, Luis Enrique. Enrique dua kali membawa Barcelona meraih gelar ganda dalam semusim yaitu pada 2014/15 dan 2015/16, atau dua musim gelar ganda secara beruntun.


Baca Juga :
- Gemilang saat Lawan PSG, Pemuda Stade Rennes Ini Langsung Dipantau 3 Klub Inggris
- Muenchen Sepakat Tidak Merinci Keuangan Coutinho, Barcelona Malah Bocorkan

Ya, Barcelona bisa menyentuh semua rekor tersebut hari ini. Dan, tidak ada perhatian dengan porsi lebih besar ketimbang sosok Messi. Gol yang diciptakan penyerang 30 tahun ini ke gawang Sevilla dalam fase perempat final (6-1), 30 Januari lalu, merupakan gol La Pulga ke-50 dalam ajang Piala Raja sepanjang kariernya di Barcelona. Dengan jumlah gol itu pula, bintang asal timnas Argentina ini masuk dalam 10 besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang ini.

Messi ada di posisi keenam di bawah legenda Valencia, Edmundo Suarez (1939-1950) yang telah menorehkan 52 gol di Piala Raja. Sedangkan pencetak gol terbanyak di ajang ini masih di pegang legenda Bilbao, Telmo Zarra (1939-1957) dengan 81 gol. Dengan demikian, Messi berpeluang melampaui pencapaian Edmundo Suarez terkait gol dalam ajang ini.

Messi juga berpeluang mencatatkan rekor gol di final terkait target Barcelona untuk meraih gelar Piala Raja lima kali secara beruntun. Dalam final empat musim beruntun tersebut, hanya sekali Messi melewatkannya tanpa gol, tepatnya final 2015/16 saat Barca juara dengan mengalahkan Sevilla, 2-0. Ketika itu, dua gol Barcelona tercipta dari kaki Jordi Alba dan Neymar. Sedangkan tiga final lainnya, selalu ditandai dengan gol La Pulga.

Dimulai pada 2014/15, Messi menorehkan dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Bilbao. Lalu pada 2016/17, kemenangan 3-1 atas Alaves di final juga ditandai dengan gol pembuka dari Messi. Dan, terakhir pada musim lalu (2017/18), Messi menorehkan satu gol ketika menggulung Sevilla, 5-0. Jadi, dari empat final (gelar juara) terakhir Barca di ajang ini, ada peran penting Messi dengan empat gol yang ditorehkannya.

Jika kembali mencetak gol saat lawan Valencia, faktor gol dalam final Piala Raja menjadi semakin spesial. Messi akan mematahkan rekor gol dalam “final beruntun” Manuel Prast saat membawa Madrid empat kali juara secara beruntun tersebut (1905-1908). Dari empat final (juara) tersebut, tiga final di antaranya ditandai gol Prast untuk Madrid (total empat gol). Namun, rekor itu bisa dipatahkan Messi dalam final kali ini. Messi adalah raja dalam Piala Raja.

Peluang Valencia
Jika Barcelona langganan melangkah ke final dan selalu meraih gelar dalam empat musim terakhir, Valencia justru jauh berbeda. Los Che akhirnya berhasil kembali ke final setelah 11 tahun setelah kali terakhir pada 2007/08. Saat itu, Valencia di bawah asuhan Ronald Koeman tampil sebagai juara dengan mengalahkan Getafe di final, 3-2.


Baca Juga :
- Coutinho Masuk 10 Peminjaman Termahal
- Tiga Rekor La Liga Barcelona Bisa Dipecahkan Musim Ini

Sukses tersebut pun ditandai dengan perjalanan Valencia ke final, dengan mengalahkan Barcleona pada fase semifinal. Setelah imbang 1-1 di kandang Barca, Valencia berhasil mengalahkan Los Azulgrana asuhan Frank Rijkaard, 3-2. Ruben Baraja, Juan Mata (dua gol), yang mengoyak gawang Barca dalam laga kedua semifinal. Karena itu, pelatih Valencia saat ini, Marcelino Garcia, berharap bisa mengulang kembali pencapaian tim Koeman dalam laga ini.

“Kami bisa mengalahkan Barcelona, seperti yang dilakukan Liverpool,” kata gelandang Valencia, Geoffrey Kondogbia, yang sudah pulih dari cedera. Gelandang bertahan 26 tahun ini yakin bisa meredam serangan Barca jika diturunkan sebagai starter. “Kami harus siap. Barcelona tanpa Luis Suarez (cedera) tapi Messi dapat memberikan kesulitan. Ingat, yang kami hadapi adalah tim juara La Liga,” dia menambahkan.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA