#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Isu Sarri dan Conte
25 May 2019 04:21 WIB
ADA dua pelatih yang belakangan selalu muncul di Seri A: Maurizio Sarri dan Antonio Conte. Keduanya dalam situasi yang berbeda. Sarri masih melatih Chelsea sedangkan Conte belum memiliki klub. Keduanya berada di London. Sarri dengan pekerjaannya sedangkan Conte tentu memiliki kepentingan terkait kompensasi uangnya dari The Blues. Sarri semakin dekat dikabarkan sebagai pengganti Massimiliano Allegri di Juventus.

Conte, tentu sudah 90 persen akan datang ke FC Internazionale, menggantikan Luciano Spalletti. Sarri telah memberikan kesediaan tapi masih dibutuhkan beberapa langkah penting. Meski demikian, Sarri ke Juventus masih bisa berubah karena Juve pun melirik pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Jadi, ada dua pilihan untuk Juventus, kandidat terkuat: Sarri atau Pochettino.

Di atas kertas, Sarri lebih diunggulkan karena Juve sangat tertarik dengan gaya bermain menyerang mantan pelatih Napoli tersebut. Apalagi, Sarri tentu sudah hafal dengan sepak bola Italia dan persaingan di dalam kompetis ini. Peluang Sarri ke Juve juga “didukung” faktor hubungannya yang tidak bagus dengan sejumlah pendukung Chelsea. Final Liga Europa, bisa menjadi momen penting untuk mengetahui dengan baik masa depan Sarri.


Baca Juga :
- Tak Indonesia di Saigon
- Secondary Player

Sarri masih memiliki kontrak dua tahun di Chelsea. Jadi, setelah final tentu bukan berarti pelatih ini dapat pergi begitu saja. Bagaimana dengan Pochettino? Lebih rumit, karena suksesnya membawa Tottenham ke final Liga Champions membuat dirinya semakin mendapat tempat di hati pendukung klub asal London ini. Apalagi jika memang Poche berhasil membawa Harry Kane dan kawan-kawan juara dengan mengalahkan Liverpool.

Dalam daftar incaran Juve juga ada nama Simone Inzaghi, meski nama Sarri berada di urutan pertama dan Pochettino berada di urutan kedua. Dan, nama Conte sudah tidak ada dalam daftar kandidat pelatih Juventus. Hubungan yang kurang bagus antara Conte dengan Presiden Juventus pada kali terakhir kariernya di Juve, membuat si Nyonya Besar beralih kepada Sarri dan Pochettino.

Conte sepertinya sudah ditakdirkan melangkah ke Inter. Jadi, akan ada laga emosional bagi Conte pada musim baru nanti, ketika dia memimpin Inter menghadapi Juventus. Conte belum muncul di Inter, gambaran atau rencana kekuatan Inter bahkan sudah didengungkan. Akan ada perbaikan dari setiap lini Inter. Di lini belakang contohnya, hanya tinggal menunggu peresmian Diego Godin, datang dari Atletico Madrid.

Di lapangan tengah ada target Federico Chiesa. Sedangkan di lini serangan ada Romelu Lukaku dan Edin Dzeko. Inter siap bersaing dengan Juve untuk mendapatkan Chiesa. Federico masih 21 tahun dan mampu beradaptasi dengan baik di barisan lapangan tengah yang terdiri dari lima pemain, formasi tiga penyerang atau formasi klasik 4-4-2. Nama lain adalah Lorenzo Pellegrini dan kedua adalah Nicolo Barella.


Baca Juga :
- Sikap Bale
- Mereka Pemain Istimewa

Mauro Icardi tampaknya tidak akan ada di Inter. Posisi itu bakal berganti dengan kehadiran Dzeko. Dzeko membutuhkan suasana baru, tantangan baru, dan tentu pelatih yang baru dengan bobot seperti Conte. Namun, rencana ini bisa berubah jika Inter gagal meraih tiket Liga Champions.*Dari Berbagai Sumber


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA