#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Lawan Sulit Menyalip KTM di Sirkuit Le Mans
25 May 2019 14:01 WIB
MUNDERFING – Pembalap Red Bull KTM Racing Pol Espargaro mengaku senang dengan pengembangan RC16 pada putaran kelima MotoGP 2019 di Sirkuit Le Mans, Prancis, 17-19 Mei lalu. Hal tersebut membuatnya finis di posisi keenam di trek yang biasanya tidak bersahabat dengan motor.

KTM membawa beberapa perangkat baru di Le Mans seperti lengan ayun yang sepenuhnya berbahan serat karbon, kemudi yang sudah dimodifikasi dan perubahan perangkat mesin. Imbasnya, meningkatkan keseimbangan motor dan membantu RC16 mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

“Pembalap-pembalap besar tak dapat menyalip saya dengan mudah seperti lomba-lomba sebelumnya. Lengan ayun karbon membawa sesuatu yang baru, begitu juga perubahan mesin yang sangat membantu. Semua perangkat baru memberi saya perasaan bagus,” katanya via Speedweek.com.


Baca Juga :
- Detik-detik Alex Marquez Jatuh Saat Jalani Debutnya di MotoGP
- MotoGP Putaran Terakhir, Perpisahan Jorge Lorenzo

Meningkatnya stabilitas RC16 membuat Espargaro makin percaya diri menekan lebih keras. Menurutnya, rasa khawatir bakal terjatuh saat melakukan pengereman keras juga sedikit berkurang. Ia ingin tim terus memperbaiki kelemahan RC16 agar konsisten bersaing di baris depan.

“Sekarang saya bisa melakukan apa yang sebelumnya tak bisa. Kami makin dekat dengan batas motor. Sungguh menyenangkan karena saya benar-benar menikmati balapan. Tapi, saya belum bisa menekan terlalu keras. Setidaknya, saya tak terlalu jauh dari barisan depan,” ujar Espargaro.

Lengan ayun berbahan serat karbon memang jadi salah satu hal penting di MotoGP. Selain bahan yang ringan, juga membuat ban belakang miliki daya cengkeram lebih baik. Tingkat kekakuan ideal jika dibandingkan yang berbahan aluminium juga membuat keseimbangan motor lebih baik.

“Senang rasanya bisa berada di posisi itu. Para rival harus menekan hingga batas untuk mengalahkan. Itu membuat saya benar-benar bangga terhadap diri sendiri dan juga tim. Saya tak sabar menghadapi perlombaan berikutinya di Sirkuit Mugello, Italia, 2 Juni mendatang,” kata Espargaro.

Semua perangkat baru yang dibawa KTM juga diperuntukkan bagi Johann Zarco dan pembalap Red Bull KTM Tech3, Miguel Oliveira. Namun, Zarco belum menggunakan lengan ayun baru karena masih ingin memahami karakter RC16. Ia baru akan menggunakannya di Grand Prix (GP) Italia.

“Lomba terakhir di Le Mans menunjukkan bahwa hal teknis baru merupakan solusi yang bagus dan membuat kami kompetitif. Itu sebabnya saya akan menggunakan semua perangkat baru pada balapan berikutnya untuk meraih hasil yang lebih baik,” kata pembalap Prancis itu.


Baca Juga :
- Juara Empat Musim Beruntun, Marquez Berbagi Rahasia
- Cuaca Berangin, Sesi Kualifikasi MotoGP Australia Ditunda

Zarco saat ini ada di posisi ke-15 klasemen pembalap dengan 10 poin. Ia berharap bisa menembus 10 besar di GP Italia seperti dua tahun terakhir saat masih menunggangi Yamaha YZR-M1. Zarco pun bertekad untuk terus bekerja keras agar dapat mengeluarkan seluruh potensi RC16.

“Semoga pengembangan ini berdampak positif terhadap saya. Tapi, saya masih butuh waktu. Saya cukup baik dengan motor tapi saat lomba berlangsung ada sedikit masalah. Masih ada banyak hal yang harus dikerjakan. Tapi saya senang bisa meraih poin di lomba terakhir,” kata Zarco.*MUHAMAD FADLI RAMADAN

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA