#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Menuju 30 Gelar dalam 10 Tahun
25 Mei 2019 04:00 WIB
JIKA Barcelona mampu mengalahkan Valencia dalam final Piala Raja, akhir pekan ini, mereka akan menjadi tim dengan torehan trofi terbanyak sejak 2008/09 atau dalam 10 tahun terakhir. Dengan gelar Piala Raja ini, Los Azulgrana total telah meraih 30 gelar (trofi) sejak musim tersebut. Ya, itu merupakan trofi terbanyak yang diraih sebuah klub Eropa dalam kurun waktu tersebut. Memang, yang kurang musim ini adalah trofi Liga Champions. Kegagalan dalam ajang ini pun masih terasa dalam atsmosfer Los Azulgrana.

Lionel Messi, Sergio Busquets, dan Gerard Pique, ketiganya akan tampil dalam final kesembilan: empat final Piala Raja, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, satu Piala Dunia Klub, dan satu Piala Super Spanyol. Jika mampu meraihnya, Ernesto Valverde akan menyamai pencapaian Luis Enrique yang meraih gelar ganda dalam semusim secara beruntun. Enrique satu-satunya pelatih dalam sejarah Barcelona yang langsung meraih dua gelar dalam semusim pada dua musim pertamanya sebagai pelatih.

Ya, akhir pekan ini bisa menjadi momen yang bagus untuk Barcelona dan pemainnya. Trofi Piala Raja dapat sedikit mengobati kekecewaan setelah Los Azulgrana gagal di Liga Champions. Gelar Piala Raja memang bukan yang utama namun jika gagal meraihnya, akan semakin membuat buruk rapor Los Azulgrana musim ini. Karena itulah, penting bagi Messi dan kawan-kawan untuk mewujudkan trofi terakhir yang dapat mereka menangkan di pengujung musim.


Baca Juga :
- Messi, Coutinho, dan James
- Tugas Hazard yang Berat

Dengan meraih gelar Piala Raja, Barcelona bakal mejadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Spanyol yang juara di ajang ini secara lima kali beruntun. Hanya Athletic Bilbao, Real Madrid, dan Barcelona sendiri yang saat ini memimpin dengan empat trofi beruntun. Karena itu, Barcelona bisa menjadi yang pertama juara lima kali beruntun.


Baca Juga :
- Saatnya Punya Akademi Sepak Bola Indonesia
- Jovic, Perubahan Lini Depan Madrid

Trofi ini pun menjadi tes untuk sejumlah pemain, terutama Philippe Coutinho. Gelandang atau sayap yang sejak kedatangannya dinilai belum memenuhi ekspektasi. Coutinho berlabel pembelian termahal Los Azulgrana karena itu dia dapat membuktikannya dengan mengalahkan Valencia. Dan, akan lebih baik jika mampu mencetak gol penentu kemenangan pada pertandingan ini. Apalagi, Coutinho punya rapor bagus lawan Los Che, di antaranya ketika menorehkan gol pertama dalam kariernya sebagai pemain Barcelona, yaitu saat lawan Valencia juga dalam ajang Piala Raja, 8 Februari 2018 lalu.

Dan, rapor lainnya, Coutinho tidak pernah mengalami kekalahan dari lima laga lawan Valencia. Dengan tampil mengesankan plus gol yang diciptakan, tidak menutup kemungkinan Coutinho akan mendapatkan tempat di hati pendukung klub asal Katalunya ini. Ini berarti pula kesempatan bagi Coutinho untuk membangun kariernya kembali. Menepis isu terkait kemungkinan Barcelona akan menjualnya dalam bursa transfer nanti.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA