#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Prediksi: Sampdoria vs Juventus, Persembahan Terakhir Allegri
25 May 2019 13:50 WIB
TURIN – Bagi Juventus FC dan UC Sampdoria, pertandingan, Minggu (26/5) tidak berpengaruh terhadap target. I Bianconeri  sudah juara, sementara La Samp nyaman duduk di peringkat kesembilan.

Kendati demikian, laga ini tetap penting terutama untuk Massimiliano Allegri. Pelatih itu akan mempersembahkan maha karya terakhirnya di Stadion Luigi Ferraris, sebelum meninggalkan Juve. Dia ingin mengobati kekecewaan tifosi yang dirasakan sebulan belakangan.

Seusai ditahan 1-1 oleh FC Internazionale, 28 April silam, Juve seolah kehilangan identitasnya sebagai kampiun Seri A delapan edisi beruntun. Mereka bermain imbang dalam Derby della Mole dan saat melawan Atalanta BC serta dipermalukan AS Roma. Kini saatnya menutup musim dengan tiga poin.


Baca Juga :
- Cavani Ingin Kembali ke Italia, tapi Bukan untuk Napoli
- Man-United dan Juventus Sepakat, Mandzukic Dihargai Rp 181 Miliar

Allegri akan mengeluarkan amunisi terbaiknya. Cristiano Ronaldo masih berharap dapat bertakhta di puncak klasemen bomber. Misi sangat sulit, tapi bukan berarti mustahil memborong lima gol dalam satu pertandingan. Dia juga butuh bantuan rekan-rekannya di sektor belakang supaya mematikan Fabio Quagliarella, kandidat peraih trofi capocannoniere 2018/19, dengan 26 gol.

Moise Kean juga akan diberi kesempatan masuk ke tim inti. Sebagai striker tengah, kemungkinan akan didampingi Paulo Dybala. Prospek striker asal Argentina ini untuk bertahan diperkirakan makin suram. Godaan datang dari pihak luar, sementara klub sedikit kecewa dengan performanya.

Namun, permainan apik yang disuguhkan dalam laga besok mungkin bisa mengeluarkannya dari daftar jual. “Kakak saya bicara untuk dirinya sendiri. Saya sudah berbincang dengan Fabio Paratici, dia sudah tahu apa yang ingin saya lakukan musim depan, yakni lanjut bermain di Juventus. Tentu saja, semua tidak tergantung saya, Juve harus membuat pilihan dan membangun skuat bersama pelatih yang akan tiba. Saya ingin berada di sini,” La Joya menegaskan.

Magnet pertandingan ini adalah duel antara dua bomber jempolan. Quagliarella mengincar predikat capocannoniere tertua kedua dalam sejarah Seri A, setelah Luca Toni musim 2014/15. Karena itu, dia siap mengasah insting gol.

Bisa saja ini menjadi laga perpisahan baginya. Sebab SSC Napoli, klub yang dicintai striker 36 tahun tersebut, menginginkan dirinya. Pelatih Marco Giampaolo pun dikabarkan segera berganti klub. Dia sudah berdiskusi dengan Stefano Pioli, mantan arsitek ACF Fiorentina. Namun, sebelum menentukan arah kariernya, dia ingin merampungkan musim ini dengan gemilang.

“Di lapangan, saya harus punya motivasi kuat, sehingga dapat menandingi tim sekelas Juventus. Saya merasakan sensasi itu dengan skuat saya,” ucapnya. “Saya merasa luar biasa bangga untuk Fabio, 26 gol itu sangat banyak.”* Dari Berbagai Sumber


Baca Juga :
- Buffon Tak Salahkan Conte Menyeberang ke Inter
- Il Samp Kontrak Ranieri untuk Dua Tahun

Sampdoria (4-3-1-2):
1 Audero;7 Sala,8 Andersen,15 Colley,22 Tavares;10 Praet,4 Vieira,16 Linetty;11 Ramirez;27 Quagliarella,17 Caprari
Pelatih : Marco Giampaolo
Cadangan : 33 Rafael, 25 Ferrari, 24 Bereszynski, 6 Ekdal, 14 Jankto, 92 Defrel, 23 Gabbiadini

Juventus (4-3-3):
21 Pinsoglio;2 De Sciglio,19 Bonucci,24 Rugani,37 Spinazzola;23 Emre Can,5 Pjanic,30 Bentancur;10 Dybala,18 Kean,7 Ronaldo
Pelatih : Massimiliano Allegri
Cadangan : 1 Szczesny, 15 Barzagli, 4 Caceres, 41 Nicolussi Caviglia, 16 Cuadrado, 35 Pereira, 40 Mavididi
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA