#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jeda Panjang, Pelatih Fisik Persib Harus Siasati Program
25 May 2019 15:09 WIB
BANDUNG – Adangan dari sisi penundaan jadwal lanjutan Liga 1 2019 lawan Tira Persikabo yang diterima Persib Bandung, baru  permulaan. Tidak menutup kemungkinan  jadwal lain pun akan mengalami hal yang sama. Ada sisi baik maupun buruk sebagai dampak dari penundaan jadwal tersebut.

Sisi baiknya, secara kondisi bisa terjaga. Stamina pemain tidak begitu terkuras, apalagi kebanyakan sedang berpuasa. Buruknya, pelatih fisik harus menyiasati agar program peningkatan dan penurunan kondisi pemain yang sudah dibangun untuk menghadapi satu pertandingan tetap harus dilaksanakan demi menjaga kestabilan performa.

Secara risiko, jika penundaan jadwal digeser ke 18 Juni sesuai keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB), recovery pemain jadi tidak maksimal. Intinya, terlalu berdekatan dengan jadwal pertandingan pekan sebelumnya (16 Juni lawan Arema FC).


Baca Juga :
- Hadapi PSS, Tira Persikabo Ibarat Buldoser
- Liga 1 U-16, Tira Persikabo Sapu Bersih

Sebetulnya jadwal awal yang dirilis PT LIB sudah cukup ideal. Pada pembukaan Liga 1 2019 Persib mengawali pertandingan lawan Persipura (18/5). Usai menghadapi Persipura, Persib memiliki jeda waktu lima hari menuju pertandingan kedua menjamu Tira Persikabo pada 23 Mei.

Lalu menuju pertandingan ketiga tandang lawan Semen Padang, pun realistis dari segi recovery yaitu 29 Mei. Kendati demikian, jajaran pelatih berharap atmosfer pertandingan dan kemenangan tetap terjaga meski tertunda satu pertandingan. Untuk menyiasatinya dan demi menjaga kondisi, pelatih Robert Rene Alberts menggelar game internal.

“Tujuan game internal ya itu, menjalankan program yang sudah dirancang agar kondisi, stamina, dan atmosfer pertandingan terjaga. Sebelumnya kami sudah bermain baik dengan hasil sempurna, tetapi setelah satu laga ditunda ini yang masalah. Maka itu solusinya, semua yang sudah kami bangun harus tetap berjalan,” kata pelatih fisik, Yaya Sunarya.

Senada dengan Yaya, asisten pelatih Budiman Yunus pun mengaku, dengan ditundanya jadwal, berarti timnya mengalami masalah  paling tidak dari sisi motivasi. “Program persiapan menghadapi Semen Padang jadi panjang. Tidak hanya itu, satu momen kami tertunda atau hilang setelah laga awan Tira batal. Harus diupayakan agar semua kondisi tetap terjaga,” katanya.


Baca Juga :
- Tira Fantastis, Anak-anak Bogor Kembali Berpesta di Kandang Lawan
- Bali United Lanjutkan Kedigdayaan di Kandang

Meski demikian, Budiman memastikan performa Supardi Nasir dan kawan-kawan tidak mengalami masalah apa pun. Itu merupakan efek dari kemenangan atas Persipura. Paling tidak, katanya, dari sisi kepercayaan diri dan motivasi pemain tetap terjaga.

Di sisi lain, Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, mengatakan, surat keberatan PT PBB atas putusan PT LIB yang menetapkan laga Persib vs Tira Persikabo dialihkan ke 18 Juni, sampai saat ini belum ada jawaban. “Kami masih menunggu respons dari LIB,” ujar Teddy, Jumat (24/5). *Arief NK

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA