#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Prediksi PSIS Vs Persija, Jangan Gagal Lagi!
26 May 2019 04:03 WIB
JAKARTA – Persija tak ingin gagal lagi. Melakoni laga tandang kedua Liga 1 2019, Persija bertekad meraih poin tiga. Pelatih Persija Ivan Kolev mengatakan, laga ini harus berakhir positif bagi Macan Kemayoran.

Bila tidak, Persija akan tertinggal dari para pesaing di papan atas. Paling tidak, tambahan tiga poin atas PSIS akan mengerek posisi Persija ke lima besar. Laga ini sekaligus dijadikan pemanasan untuk laga besar melawan Bali United, sebelum kompetisi libur hari Raya Idulfitri, 31 Mei mendatang.

Dikatakan Kolev, PSIS akan menjadi tim berbahaya setelah menderita kekalahan pada laga kandang perdana dari tim promosi Kalteng Putra. Kolev juga mengantisipasi "kemarahan" para pemain PSIS, dengan mencoba bermain tenang dan memanfatkan sekecil apapun peluang menjadi gol.


Baca Juga :
- Preview Semen Padang vs PSIS, Dua Tim yang Rindu Kemenangan
- Preview Persija vs Madura United

Soal kehadiran mantan striker Persioja Silvio Escobar di kubu PSIS, Kolev tak ambil pusing. “Escobar? Ya ada apa dengan dia," Kolev balik bertanya kepada wartawan. “Kami tidak bisa meremehkan Semarang meskipun mereka kalah di laga pertama. Kami harus punya konsentrasi dan fokus sampai akhir."

Menyusul hasil imbang yang diraih dari markas Barito Putera, Kolev menyebut motivasi anak asuhnya sedang tinggi. Apalagi beberapa dari mereka baru saja mendapat kabar pemanggilan timnas Indonesia. Keempat pemain tersebut yakni Andritany Ardhiyasa, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan Ramdani Lestaluhu.

Situasi ini akan membuat motivasi mereka berlipat ganda. Sebelum bergabung dalam pemusatan latihan timnas, awal Juni mendatang, mereka ingin memastikan Persija ditinggal dalam kondisi baik-baik saja. Riko, yang tampil impresif di kandang Barito Putera, berharap timnya bisa tampil lebih menyerang.

“Kami tidak boleh kehilangan poin lagi. Untuk membawa pulang poin penuh, ya kami harus bermain menyerang dan menguasai lawan," kata Riko. Pria asal Pematang Siantar, Sumatera Utara ini menambahkan, semua pemain Persija dalam kondisi fit dan dalam motivasi tinggi.

Pelatih PSIS Jafri Sastrak, meminta para pemainnya untuk tidak merasa inferior terhadap Persija. Sikap inferior akan merugikan, bahkan sebelum pertandingan dimulai. “Benar, Persija merupakan juara bertahan liga musim lalu, tapi ini kesempatan kami memperbaiki catatan atas mereka," kata Jafri.

Pelatih asal Sumatera Barat tersebut menambahkan, timnya hanya kurang percaya diri saat takluk dari Kalteng Putra. Namun, hal itu sudah diperbaiki. “Banyak aspek yang menjadi catatan saya di pertandingan sebelumnya, seperti finishing dan kerja sama tim. Itu sudah kami benahi dan siap lebih baik,” ucap Jafri.

Jakmania Boikot


Baca Juga :
- Tugas Pertama Langsung Berat, hadapi Arema dan Persija, Ini Kata Bejo
- Pemain Persija Kembali Ceria

Namun sayang, kemungkinan besar Persija akan bertanding tanpa pemain "ke-12" di Magelang. Tingginya harga tiket yang dialokasikan oleh Panpel PSIS untuk Jakmania, menjadi alasan utama. Panpel PSIS memberi kuota bagi Jakmania dua ribu lembar tiket dengan harga Rp175 ribu. Harga ini dinilai kemahalan.

Sebagai bentuk protes, pengurus pusat Jakmania lewat Ketua Umum Tauhid “Ferry” Indrasjarief, mengimbau anggotanya tak datang ke stadion. Menurut Ferry, aksi ini dilakukan agar menjadi pelajaran bagi Panpel klub. Sikap semena-mena menaikkan harga tiket saat jumpa Persija sudah tak wajar.*** Furqon Al Fauzi

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA