#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Barisan Duet Maut di Liga 1 2019
25 Mei 2019 14:27 WIB
JAKARTA – Meski kompetisi Liga 1 2019 baru memasuki pekan awal, tidak sedikit aksi mengesankan diperlihatkan sejumlah pemain melalui duet kolaborasi antarpenyerang. Riko Simanjuntak-Marko Simic, Ezechiel N’Douassel- Artur Gevorkyan, serta Greg Nwokolo bersama Alberto “Beto” Goncalves.

Pengamat sepak bola nasional, Supriyono Prima melihat nantinya duet yang pertama bakal “meledak” adalah Eze-Gevorkyan, kedua Riko-Simic, dan kemudian Greg-Beto. Supriyono menilai Eze, sapaan N’Douassel, dengan postur ideal memiliki peran menjadi tembok, dan Gevorkyan dengan mobilitasnya bisa menjadi pelayan bagi Eze.

“Ya, performa duet Eze dan Gevorkyan ini memang patut dinanti. Riko dan Simic pun juga, karena kedua pasangan itu saling melengkapi untuk menjadi pelayan yang bagus. Kalau Greg-Beto terkadang Greg masih sedikit egois dan Beto yang menjadi pelayan,” ujar Supriyono.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Beto Tak Lekang Termakan Usia
- RD Minta Pemainnya Tidak Memikirkan Kekuatan Persib

Sebelum Gevorkyan masuk, N’Douassel mendapatkan partner kolaborasi mencetak gol yang luar biasa di lini depan bersama Jonathan Bauman. Sayang itu terjadi hanya semusim yakni 2018, kemudian Bauman memilih hengkang ke klub Malaysia, Kedah FA.

Namun, itu bukan jadi masalah, pemain dengan kualitas yang sama didatangkan manajemen Persib, yakni Gevorkyan. Tidak butuh waktu lama, Eze dapat memahami kebutuhan pemain asal Turkmenistan itu dalam mencetak gol. Alhasil dalam pertadingan pertama ketika menang atas Persipura 3-0, Gevokyan langsung mengemas dua gol.

Lalu, duet Greg-Beto bisa menjadi senjata mematikan untuk Madura United. Meski lama tidak dipertemukan, keduanya langsung nyetel. Penyerang naturalisasi dari Brasil itu banyak dimanjakan dengan umpan-umpan akurat Greg.

Buktinya pada pertandingan pertama ketika menang besar 5-1 atas Persela Lamongan, Beto mengoleksi dua gol, salah satunya umpan dari Greg. Tentu duet ini jadi alarm bahaya bagi peserta Liga 1 lainnya, jika tidak ingin merasakan pahitnya kekalahan seperti yang ditelan Persela.

Beto mengatakan chemistry di lapangan tidak bisa terjadi secara alami. Artinya perpaduan keduanya memang kerap dimatangkan ketika latihan. Bukan hanya itu, komunikasi yang baik juga menjadi kunci.

“Baik sekali. Greg pemain pintar, sangat gampang bermain dengan pemain seperti dia. Saya juga sudah bermain dengan Greg ketika kami masih di Arema. Jadi Greg sedikit hafal permainan saya dan saya juga hafal permainan Greg,” kata Beto kepada TopSkor.

Perpaduan pemain depan Persija, Riko dan Simic tidak perlu diragukan lagi. Sempat ditinggal hampir tiga bulan oleh Simic karena kasus yang menimpanya di Australia, Riko tetap mengetahui keinginan striker asal Kroasia itu.

Duet tersubur pada Liga 1 2018 lalu ini kembali memperlihatkan ketajaman saat Macan Kemayoran ditahan Barito Putera 1-1 pada pekan pertama lalu. Seperti biasa, Riko yang menyajikan, Simic yang menuntaskan. Gol tunggal Persija tercipta melalui kerja sama apik kedua pemain itu.


Baca Juga :
- Djanur Mengkritik Tiga Pemain Asing Persebaya yang Masih Mandul
- Menjamu Tira Persikabo, Persib Kemungkinan Tidak Diperkuat Dua Pemain Timnas Ini

“Riko memang sudah mengerti keinginan Simic untuk memberikan bola seperti apa. Saya ingin duet Riko dan Simic ini bisa ditambah peran Bruno Matos, sehingga akan lebih tajam lagi,” kata manajer Persija, Ardhi Tjahjoko.*Sumargo Pangestu

 

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA