#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Anthony Martial Paling Efektif di Inggris
25 May 2019 11:22 WIB
MANCHESTER – Dua penyerang Liverpool FC, Mohamed Salah dan Sadio Mane, serta striker Arsenal FC Pierre-Emerick Aubameyang berbagi status sebagai top scorer Liga Primer 2018/19. Ketiga pemain asal Afrika tersebut sama-sama mengantongi 22 gol. Namun jika menyangkut efektivitas, daftarnya akan berbeda.

Dari tiga pencetak gol terbanyak di atas, hanya Mane dan Aubameyang yang termasuk empat pemain “paling mematikan” berdasarkan tingkat konversi gol (minimal lima). Kendati demikian, keduanya bukanlah yang terbaik dalam urusan efektivitas menjebol gawang lawan. Mane berada di posisi kedua dengan tingkat keberhasilan 25,3 persen.

Pemain 27 tahun ini tercatat melepaskan 87 tembakan dalam 36 penampilannya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris sepanjang musim ini. Artinya, secara estimasi, Mane membutuhkan maksimal empat percobaan untuk setiap satu gol yang dibukukannya bagi The Reds.


Baca Juga :
- MU Takkan Terlalu Ngotot menghadapi Milan
- Lukaku Bakal Bergabung jika Dybala Setuju ke MU

Sementara itu, meskipun memiliki torehan gol dan jumlah penampilan yang identik, dalam perkara efesiensi, Aubameyang kalah dibanding Mane. Yang membedakan adalah total tembakan yang dilepaskan pemain asal Gabon itu lebih banyak. Aubameyang total melakukan 94 percobaan mencetak gol.

Ini berarti tingkat konversi tembakannya yang sukses adalah 23,4 persen. Aubameyang perlu lebih dari empat tembakan untuk bisa mencetak satu gol. Lalu, jika bukan Mane dan Aubameyang, siapa pemain paling efektif di Liga Primer 2018/19. Mungkin, sulit mempercayainya, tetapi status itu adalah milik Anthony Martial.

Penyerang asal Prancis tersebut memang bukan pilihan utama di Manchester United FC (MU). Baik ketika dilatih Jose Mourinho atau saat Ole Gunnar Solskjaer tiba di Old Trafford. Namun secara statistik, tingkat konversi golnya yang terbaik. Martial hanya membutuhkan 39 tembakan untuk mencetak 10 gol dalam 27 penampilannya.

Jika dikalkulasikan, kadar efektivitas pemain 23 tahun ini mencapai 25,6 persen. Angka tersebut membuatnya lebih “mematikan” dibandingkan siapa pun di Liga Primer 2018/19. Kendati demikian, Solskjaer dikabarkan berencana untuk melepas Martial dalam jendela transfer musim panas ini.

Pelatih Setan Merah itu menilai sang penyerang tidak memiliki determinasi untuk membuktikan kesungguhannya untuk tim. Walau Solskjaer ingin mendepak Martial, Joel Glazer tidak akan membiarkan itu terjadi. Pasalnya, salah satu petinggi MU tersebut melihat Martial sebagai titisan legenda Brasil, Pele.

Ia merupakan pemain favorit Glazer dalam skuat Setan Merah. Sebelumnya, Mourinho pun pernah berusaha melepas Martial, namun ditolak mentah-mentah oleh direksi klub, termasuk Wakil Ketua Eksekutif Ed Woodward. Pihak klub masih melihat potensi besar Martial sebagai salah satu aset berharga mereka.

Ia hanya perlu kesempatan lebih banyak untuk bisa membuktikan kualitasnya. Dengan efektivitasnya musim ini dan penolakan para petinggi, Solskjaer tampaknya akan mengurungkan niatnya melepas Martial. “Saya ingin dia (Martial) bisa berprogres dan mencetak lebih banyak gol lagi di masa depan,” kata sang pelatih.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: 3 Penyerang dalam Satu Pusaran
- INFOGRAFIS: Prediksi Persela Vs Madura United

Glenn Murray melengkapi empat besar pemain paling efektif di Liga Primer musim ini. Statistiknya ketiga terbaik, mengungguli Aubameyang walau golnya lebih sedikit. Striker veteran Brighton & Hove Albion FC itu 13 kali menjebol gawang lawan dengan 54 tembakan dalam 38 laga. Tingkat konversi gol Murray berada di angka 24,1 persen.

Di sisi lain, sejumlah nama besar berada dalam daftar pemain paling tidak efektif di Liga Primer 2018/19. Striker Chelsea FC Gonzalo Higuain, penyerang MU Marcus Rashford, winger Everton FC Theo Walcott, hingga bintang Crystal Palace FC Wilfired Zaha adalah empat di antara mereka yang terbanyak membuang peluang mencetak gol.***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA