#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jepang Memang Merata, tapi Peluang Indonesia Tetap Besar
25 Mei 2019 06:31 WIB
NANNING - Semifinal Piala Sudirman 2019 akan menjadi laga yang tak akan mudah bagi tim Indonesia. Jepang yang merupakan unggulan kedua, sudah menunggu Indonesia setelah di perempat final menang telak atas Malaysia dengan skor 3-0.

Jepang memang punya kekuatan merata, namun di babak penyisihan grup D, mereka sempat tertinggal 1-2 dari Rusia saat kecolongan nomor tunggal putra dan ganda putra. Jepang akhirnya memenangkan duel dengan Rusia dengan skor akhir 3-2. Satu kemenangan lagi direbut Jepang atas Thailand dengan skor 4-1 dan memastikan diri menjadi juara grup A.

Sedangkan Indonesia merupakan juara grup B dengan mengantongi satu kemenangan atas Inggris dengan skor 4-1 serta satu kekalahan dari Denmark dengan skor 2-3. Pada perempat final, Indonesia menekuk Taiwan dengan skor 3-2.


Baca Juga :
- Gagal di Piala Sudirman 2019, Indonesia Fokus ke Kejuaraan Dunia
- Indonesia Raih Medali Perunggu, Piala Sudirman Kembali Digondol Cina

Jepang yang dijuluki Bird Japan, memang lebih unggul dari Indonesia di semua sektor, kecuali ganda putra. Akan tetapi ganda putra Takeshi Kamura/Keigo Sonoda juga berpenampilan baik dalam beberapa pertemuan dengan ganda Indonesia di sejumlah turnamen.

Jepang bahkan diperkuat pemain rangking satu dunia di nomor tunggal putra lewat Kento Momota dan ganda putri lewat pasangan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

"Kekuatan Jepang memang merata, tapi saat ketemu Rusia, Jepang juga sempat tertinggal. Kalau kita kupas satu-satu, ganda putra memang ramai, lihat dari head to head dulu, siapa yang akan turun? Kalau di ganda putri memang banyak kalah di pasangan kami. Tapi kan di pertandingan ini kita belum tahu, penampilan Greysia (Polii)/Apriyani (Rahayu) juga lagi naik, mereka nggak terkalahkan dari awal, mudah-mudahan percaya diri mereka naik dan tambah berani," jelas Susy Susanti, Manajer Tim Indonesia.

"Dengan kemenangan Praveen (Jordan)/Melati (Daeva Oktavianti), percaya diri mereka sedang naik, apalagi menjadi penentu. Kami berharap mereka nanti tampil lebih baik lagi. Untuk tunggal putra, akan diturunkan antara Jonatan (Christie) atau Anthony (Sinisuka Ginting). Mereka berdua ketemu Momota kan menang-kalah. Di tunggal pun Gregoria (Mariska Tunjung) pernah menang dari Akane (Yamaguchi)," ujar Susy.

Susy pun tak henti-hentinya memberi semangat kepada tim untuk terus berjuang hingga pertandingan benar-benar berakhir. Di atas kertas, Jepang memang lebih dijagokan untuk melaju ke final, namun bukan berarti peluang Indonesia sudah tertutup.


Baca Juga :
- Unggul 2-0 atas Jepang, Cina di Ambang Juara
- Indonesia Sudah Kompak, tapi Kualitas Harus Ditingkatkan Lagi

"Kami memang ada keinginan dan kami arahkan ke para atlet satu demi satu poin, ayo berani ngadu dulu, ngelawan dulu. Nggak usah lihat di atas kertas, atau head to head, semua bisa terjadi di lapangan kok, semangat dan berjuang dulu di lapangan," tutur pahlawan Indonesia di Piala Sudirman 1989 ini.

"Pada saat briefing ke semua tim, kami memang bilang kalau di tim harus kompak. Yang tidak main, bantu tim untuk support temannya yang sedang main, kami bantu dengan yel-yel. Jadi tadi di partai penentuan, Praveen/Melati merasa nggak sendirian. Tidak lupa tadi kami juga mengingatkan mereka untuk jangan kendor, takut juga kan kalau lagi posisi seperti itu kalau lengah," tambahnya.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA