#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Marquez Trauma Balapan Tahun Lalu, Dia Klaim Akan Menderita di GP Mugello
25 May 2019 03:11 WIB
MUGELLO - Marc Marquez tidak percaya diri jelang balapan MotoGP di Sirkuit Mugello, Italia. Pembalap Spanyol itu mengakui dia akan menderita di tanah kelahiran Valentino Rossi, pekan depan.

Di Sirkuit Mugello, Italia, Valentino Rossi berpeluang meraih podium sekaligus memperkecil jarak dengan Marc Marquez di klasemen sementara pembalap.

Ini adalah peluang bagi pembalap Pabrikan Yamaha, Valentino Rossi untuk meraih gelar juara di kandangnya sendiri. Sirkuit Mugello bukanlah sirkuit yang asing bagi pembalap flamboyan itu.


Baca Juga :
- Ini Yang Dilakukan Marquez Sebelum Liburan Musim Dingin
- Alex Marquez Debut Bersama Honda, Baru Delapan Lap Sudah Jatuh, Begini Komentarnya

Marquez yang melaju di GP Le Mans dan Jerez, Argentina, datang dengan bayang-bayang tahun lalu. Juara dunia lima kali itu tidak terlalu percaya diri untuk mendapatkan hasil di tanah Ducati yang menghentak.

"Semua itu penting dan Mugello akan menjadi balapan yang tampaknya tidak akan seperti Le Mans dan Jerez jika kita melihat sejarah," kata Marquez.

“Kami akan lebih menderita, tahun lalu kami jatuh, tetapi kami sangat siap untuk berjuang demi kemenangan," dia melanjutkan.

Balapan tahun lalu, Jorge Lorenzo memimpin di barisan terdepan. Diikuti Andrea Dovizioso rekan setimnya di Ducati. Valentino Rossi mengekor di tempat ketiga. 

Marquez terjatuh di Tikungan 10 saat berada di posisi kedua. Juara bertahan itu pun dipastikan tersingkir, dan finis di luar posisi 15.

“Saya akan berjuang sampai putaran terakhir dan di situlah setidaknya saya memiliki motor untuk mempertahankan diri saya lebih baik tahun ini."

"Tahun lalu saya melawan [Andrea] Dovizioso di banyak balapan. Tetapi bukan karena saya kehilangan jarak dekat, melainkan karena itu adalah sirkuit di mana saya menderita. Mudah-mudahan kita dapat mempertahankan dinamika yang sama seperti tahun lalu bahkan jika mereka mengalahkan kami."

Jorge Lorenzo, sementara itu, terus menggelepar di Honda. Dia hanya bisa finish di urutan 11 di Le Mans.

Tetapi meskipun menghadapi akhir pekan yang penuh tantangan, Lorenzo tetap optimis pasca balapan.

"Tempat ke-11 bukanlah tempat yang kita inginkan tetapi saya melihat kemajuan," ia memposting di media sosial.


Baca Juga :
- Line Up Sementara Rider MotoGP Musim 2020 Saat Ini
- Marquez Tiga Kali Persembahkan Triple Crown untuk Honda

"Ini membuat saya bahagia dan memberi saya lebih banyak antusiasme untuk balapan berikutnya.*


 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA