#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Keinginan Ramos Hengkang Berkaitan dengan Megaproyek Madrid
27 May 2019 08:21 WIB
MADRID – Hubungan Sergio Ramos dan Florentino Perez, Presiden Real Madrid, ibarat seorang ayah dengan anaknya. Namun, ikatan tersebut dikabarkan renggang sehingga muncul kabar mengejutkan dalam beberapa hari terakhir, terkait niatan sang kapten menyudahi masa kerjanya bersama Los Blancos yang sudah terjalin 14 tahun. Semua berkaitan dengan megaproyek Madrid mendatangkan pemain bintang.

Ramos merupakan pemain Spanyol pertama yang direkrut Perez di periode pertamanya sebagai presiden klub. Dia direkrut dari Sevilla FC saat berusia 19 tahun pada 2005. Berbanderol 27 juta euro (sekitar Rp453 miliar), Ramos menjadi bek termahal dalam sejarah pemain seusianya ketika itu.

Diusia 19 tahun, Ramos mendapat kesempatan bermain dengan para bintang seperti Zinedine Zidane (pelatihnya saat ini), Roberto Carlos, Raul Gonzalez, David Beckham, dan Ronaldo Lima. Hari ini, 14 tahun kemudian, Ramos memiliki empat trofi La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia Klub. Serta tiga Piala Super Eropa dan dua Piala Raja. Dia juga menjadi kapten utama Madrid sejak Iker Casillas hengkang pada 2014/15.


Baca Juga :
- Klasemen La Liga Pekan Pertama, Real Madrid Teratas, Barcelona Lapis Bawah
- Bale Dulu Terbuang Kini Kembali Jadi Andalan

Musim itu pula, Ramos memperpanjang kontraknya selama lima tahun. Pada 2017 klub  memperbarui lagi kontraknya hingga 2021. Atas penambahan itu, Ramos mendapatkan kenaikan gaji menjadi 12 juta euro per musim. Namun, pemain kelahiran Camas itu menginginkan tambahan semusim lagi hingga 2022 dan tentu saja peningkatan gaji.

Situasi inilah yang memunculkan perang dingin antara Ramos dengan dewan klub yang memunculkan kembali telenovela kedua seperti 2015. Persoalannya saat ini adalah usia sang kapten. Dia sudah 33 tahun dan Madrid harus berhitung. Artinya, Ramos akan bermain hingga usia 36 tahun. Menambah gaji jelas hal yang tidak masuk akal.

Ramos juga dikabarkan cemas dengan kemungkinan hadirnya megabintang buruan Madrid di Bernabeu. Neymar Junior, Paul Pogba, Kylian Mbappe atau Eden Hazard memiliki gaji berlipat ganda dibandingkan milik Ramos saat ini. Neymar misalnya, mungkinkan dia yang mendapat pendapatan 37 juta euro di PSG mau membela Madrid dengan gaji 12 juta? Begitu pun dengan Mbappe atau Pogba.

Sebagai pemain terpenting di Madrid saat ini, Ramos tentu tidak ingin terlalu jauh berada di bawah mereka. Inilah yang sedang coba diselesaikan Zidane. Pelatih Prancis itu dikabarkan sudah memanggil Ramos yang saat ini sedang berlibur untuk berbicara empat mata.

Berbeda dengan Zidane yang berusaha menahan bek kuncinya itu, klub seolah tak gentar dengan “ancaman” Ramos. “Jika dia mengancam dan ingin pergi, kami takkan menghalanginya,” ujar pihak klub.

Bukan hanya itu, klub bahkan mulai berani mengatakan mereka sudah punya gambaran pemain yang akan menggantikan Ramos. Sejauh ini, sederet bek top memang sudah dikaitkan dengan Madrid sejak isu Ramos mundur mengemuka.


Baca Juga :
- Zidane Tak Suka James Rodriguez, tapi Survei Membuktikan 81 Persen Fan Minta Bertahan
- Preview Pertandingan Lain La Liga di Pekan 1 2019/29

Mulai Matthijs de Ligt, bek AFC Ajax yang sedang naik daun, hingga bek utama Liverpool, Virgil van Dijk. Selain dua nama itu, juga ada Kalidou Koulibaly bek milik Napoli FC, Mario Hermoso (RCD Espanyol), hingga Milan Skriniar (FC Internazionale).***DINI WULANDARI/CR5

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA