#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
INFOGRAFIS: Nadal dan Djokovic Tetap Favorit di Roland Garros
27 May 2019 14:33 WIB
PARIS – Rangkaian turnamen lapangan tanah liat memasuki puncak, Grand Slam Prancis Terbuka. Sederet petenis dunia akan bersaing di Roland Garros Stadium, Paris, 26 Mei-9 Juni mendatang. Namun, soal peta persaingan, tak ada perubahan di sektor putra. Sebaliknya, di putri, cenderung merata.  

Novak Djokovic memimpin daftar unggulan putra. Petenis asal Serbia itu hadir di Roland Garros, sebutan lain Prancis terbuka, setelah memenangi titel Madrid Masters (6-12 Mei), dan mencapai final di Roma Masters, pekan lalu.  

Untuk turnamen terakhir, Nole, sapaan akrab Novak Djokovic, kalah dari Rafael Nadal, 0-6, 6-4, dan 1-6. Meski demikian, dirinya tetap dianggap sebagai favorit dalam Prancis Terbuka yang sejatinya identik dengan sang rival, Nadal.


Baca Juga :
- Ditanya Tentang the Big Three ATP, Begini Jawaban Andy Murray
- Tak Sulit Lewati Pekan Pertama US Open, Nadal Hemat Tenaga

“Saya selalu suka bermain di Roland Garros, terutama dalam empat atau lima tahun terakhir. Saya menerima banyak dukungan dari orang-orang di sini. Karena dukungan itu pula, saya berhasil memenangi gelar ini pada 2016,” kata Nole.

Kemenangan tiga tahun lalu memang jadi satu-satunya untuk Nole dalam ajang ini. Adapun tahun lalu, petenis nomor satu dunia itu hanya bertahan hingga perempat final usai kalah dari Marco Cecchinato dengan skor 3-6, 6-7(7), 6-1, dan 6-7(13).

“Dua belas bulan lalu, situasinya sangat berbeda. Ketika itu, saya baru pulih dari operasi siku dan berada di 20 besar. Tapi, 12 bulan kemudian, saya mampu memegang tiga gelar grand slam dan kembali menjadi nomor satu,” kata Djokovic.

Ambisinya memenangi titel Roland Garros karena ingin menyamai rekor Rod Laver yang tercatat dua kali menyabet empat grand slam secara beruntun. Laver melakukannya pada 1962 dan 1969, sedangkan Nole pada edisi 2015-16.

Kala itu, ia memulainya dengan memenangi Wimbledon dan AS Terbuka 2015, kemudian berlanjut di Australia dan Prancis Terbuka 2016. “Saya melakukannya tiga tahun lalu. Itu jadi alasan untuk saya percaya bisa melakukannya,” ujar Nole.

Namun, Nole sadar tak akan mudah untuk mengalahkan lawan di turnamen besar seperti Prancis Terbuka. Dalam kesempatan ini, ia menyebut Nadal sebagai pesaing terberat. Label juara bertahan, sekaligus peraih titel terbanyak, 11, jadi alasan.

Nadal memang difavoritkan melaju ke final dari bagan bawah. Kepercayaan diri petenis asal Spanyol itu telah kembali setelah berhasil megakhiri paceklik gelar, musim ini, di Roma Masters. “Saya pikir tak adil memilih selain Nadal,” katanya lagi.

Sementara di putri, persaingan diprediksi sengit. Selain karena kekuatan yang merata, sejumlah unggulan dalam satu bagan. Naomi Osaka yang ada di posisi teratas akan hadir di Roland Garros dengan bekal 14 kemenangan beruntun di turnamen grand slam.

Namun, jalan untuk memenangi titel mayor ketiga secara beruntun, diprediksi terjal sebab petenis asal Jepang itu berpotensi menghadapi pemain papan atas seperti Victoria Azarenka, Madison Keys, dan Serena Williams, pada pekan pertama.

Kemudian, di semifinal, ia berpeluang bertemu Simona Halep. Kiprahnya di lapangan tanah liat pun tak sebaik jenis lapangan lain. Terlebih, musim ini, Osaka belum menunjukkan performa baik dalam turnamen yang di gelar di lapangan tanah liat.

Kondisi tersebut membuat Osaka diragukan bisa ke partai puncak. Setidaknya, hal itu dikemukakan oleh Legenda tenis putri dunia, Martina Navratilova yang menyebut Osaka berpotensi kesulitan di Roland Garros. Sebaliknya, ia justru menjagokan Halep.

Catatan musim lalu jadi salah satu acuan Navratilova dalam mengunggulkan petenis asal Rumania tersebut. “Lapangan tanah liat adalah jenis lapangan yang tidak dikuasai oleh Osaka. Sedangkan untuk Halep, hadir sebagai juara bertahan,” katanya.


Baca Juga :
- Jaga Fisik, Nadal Absen Jelang AS Terbuka
- Juara Wimbledon, Djokovic Susul Nadal ke London

Sedangkan di paruh bawah undian, ada Sloane Stephens yang hadir sebagai finalis tahun lalu. Lalu, pemenang Madid Terbuka, Kiki Bertens, Belinda Bencic, Elina Svitolina, dan Karolina Pliskova. Fakta ini berpotensi memunculkan kejutan.*MUHAMMAD RAMDAN

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA