#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Toleransi ala Kim Jeffrey Kurniawan, Buka Puasa Bareng Anak Yatim
27 May 2019 14:44 WIB
BULAN Ramadan begitu istimewa. Kehadiran bulan penuh rahmat itu selalu ditunggu umat manusia. Keindahannya sangat memanjakan. Membuat suasana jiwa serasa damai karena di sana ada kebersamaan dan saling menghormati. Tanpa melihat suku, ras, agama, dan status sosial, suasana Ramadan begitu cair.

Itu yang dirasakan Kim Jeffrey Kurniawan. Meski tidak beragama Islam, gelandang Persib Bandung ini ikut menyelami Ramadan dengan cara menghormati orang yang menjalani ibadah puasa dan berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung. Sehingga pada bulan penuh bahagia ini mereka bisa merasakan kebahagiaan sebenarnya.

"Makanya pada Bulan Suci Umat Islam ini saya sengaja menggelar acara buka puasa bersama dengan anak yatim. Saya ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka. Walau tidak berpuasa, saya sangat menghormati semua orang yang menjalani ibadah saat Ramadan ini," kata Kim usai berbuka puasa dengan anak yatim.


Baca Juga :
- Penalti Gagal, Persib Ditahan Imbang Semen Padang
- Update Klasemen Liga 1 2019, Rabu Malam

Dibesarkan dengan tradisi Eropa di Jerman, tidak melunturkan jiwa sosial adik ipar Irfan Bachdim, penyerang Bali United, itu. Apalagi kini ia berada di Indonesia yang masyarakatnya sangat guyub. Gotong royong dan membantu meringankan beban sesama, sangat kental di Bumi Nusantara.

"Setiap orang memang harus punya punya jiwa sosial. Jadi, ingin saja berbagi dari ke mereka yang mungkin kurang beruntung. Tujuannya untuk bikin yang lain senang," kata lajang kelahiran Muehlacker, Jerman, 23 Maret 1990 di Total Football Bandung.

"Sebab setiap hari saya selalu bahagia dengan hidup yang saya jalani. Maka berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung  jadi kebahagiaan saya juga. Apalagi mereka (anak yatim) jarang bertemu pemain Persib. Ini momen yang pas buat mereka meluapkan perasaan senang," pemain 29 tahun itu menuturkan.

Ide berbuka puasa dengan anak yatim, dijelaskan Kim, sebenarnya sudah dirancang sejak lama. Tapi baru kesampaian saat Ramadan memasuki pekan ketiga. Sebab, pemain naturalisasi itu kesulitan mencari waktu yang tidak berbenturan dengan program latihan Maung Bandung, karena itu semua terasa dadakan.

"Kebetulan hari ini libur latihan. Jadi saya bisa buka bersama teman-teman anak yatim. Enggak lucu kan kalau saya bikin acara, tapi tidak bisa datang. Pasti mereka juga kurang senang tanpa kehadiran saya," pemain yang mengawali karier seniornya di FC 07 Hedelsheim, Jerman, itu menuturkan.

"Yang jelas tahun-tahun ke depan acara buka puasa dengan anak yatim bakal jadi tradisi yang harus ada. Semoga bisa digelar lebih dari sekali. Setidaknya dua kali, lah dalam sebulan Ramadan dijalani bersama teman-teman ini," pemain yang didaratkan dari Pelita Bandung Raya itu mengungkapkan.

Dalam acara berbuka puasa bersama ini, Kim punya tujuan agar para anak yatim tidak kalah semangat dengan orang-orang yang hidupnya lebih beruntung dan memiliki orangtua lengkap. Membangkitkan semangat dan harapan mereka, bahwa saat dewasa kelak bisa hidup beruntung dan sukses meraih cita-citanya.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Rabu 18 September
- Robert Alberts Kecewa Proses Naturalisasi Fabiano Beltrame Belum Selesai

"Anggaplah saya role model di sepak bola. Bahwa mereka yang ingin jadi pemain profesional bisa juga seperti saya pada masa depan nanti. Makanya di lapangan saya selalu mencoba bermain sportif dan fair play agar jadi contoh yang baik buat mereka. Yang penting sekolah jangan pernah putus, selain terus memelihara mimpi," kata Kim.*Dani Wihara

 

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA