#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Diam-diam Semen Padang Punya Dendam Tersendiri terhadap Persib
29 May 2019 07:03 WIB
PADANG – Musim kompetisi Liga 1 2017 Semen Padang terjerambab ke jurang degradasi secara menyakitkan. Dalam pekan penentuan degradasi, Semen Padang dan Perseru Serui sama-sama bertanding. Kabau Sirah lawan PS TNI dan Perseru meladeni Persib Bandung. Semen Padang sangat tergantung kepada hasil akhir Perseru vs Persib.

Jika Semen Padang memang atas PS TNI 2-0 dan Perseru kalah dari Persib, Semen Padang tetaplah bertahan di Liga 1. Tapi, faktanya lain, Perseru yang tampil sebagai tamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat, justru menjadi pemenangnya, juga dengan 2-0. Jadilah si Kabau Sirah yang terdegradasi ke Liga 2 2018.

Atas hasil itu, kubu Kabau Sirah merasa dipecundangi Persib lantaran bisa kalah oleh tim sekelas Perseru di hadapan bobotoh. Dan kini, setelah promosi ke Liga 1 2019, tim asuhan Syafrianto Rusli itu punya kesempatan menuntaskan dendam lama mereka saat menjamu Maung Bandung Rabu (29/5) di Stadion Haji Agus Salim.


Baca Juga :
- Esteban Vizcarra: Semoga Kita Kalahkan Kalteng Putra
- Ditanya Soal Selebrasi, Patrich Wanggai: Lihat Saja Besok

Apalagi dari dua pertemuan terakhir pada Liga 1 2017 lalu Semen Padang belum pernah kalah dari Maung Bandung, baik kandang maupun tandang (hasil 2-2 dan 0-0). Maka itu Semen Padang dipastikan akan tampil kesetanan untuk menenggelamkan Persib. Jika ingin mempertahankan atmosfer kemenangan, Persib pun tidak boleh lengah.

Sekali menang atas Persipura 3-0 belum bisa dibilang aman. Secara performa, Semen Padang jelas lebih panas dibanding Persib. Namun, secara materi musim sekarang, Persib setingkat dia atas SP. Materi Persib saat ini lebih baik dibanding musim lalu.

Dua celah yang dianggap lemah yakni lini tengah dan depan sudah tertutupi berkat kehadiran Rene Mihelic dan Artur Gevorkyan. Keduanya sudah membuktikan saat menumbangkan Persipura, 3-0.  Dengan situasi dan kondisi yang tengah mengapung di internal tim, pelatih Robert Rene Alberts begitu optimistis menuai poin penuh di Padang.

“Saya akan mencoba menghilangkannya dalam pertandingan nanti. Persib pernah disebut tidak bisa menang di laga perdana, tapi akhirnya kita bisa, sekarang pun demikian, apakah kita tak akan bisa menang di kandang Semen Padang?”, semua bisa terjadi,” ucap Robert.

Pelatih 64 tahun itu pun mengaku tenang, karena 11 pemain terbaiknya tak ada yang absen. Dengan begitu, katanya, kunci kemenangan ada pada kesiapan pemain dalam pertandingan nanti.  

Laga nanti pun akan mengadu ketajaman dua pemain tim nasional negara Afrika Tengah,  Chad, yaitu, Karl Max Barthelemy di kubu Semen Padang dan N’Douassel yang membela Persib.  Keduanya adalah tendem sejati di negerinya dan kini akan menjadi musuh dan akan menampilkan permain terbaiknya.

Sementara itu, pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli mengatakan, usai menjalani dua laga awal melawan PSM Makassar kalah 1-0 dan melawan PSS Sleman imbang 1-1, timnya semakin siap menghadapi Persib. Meski secara waktu persiapan, Persib lebih lama  sekitar 10 hari dibanding tim lainnya yang hanya beberapa hari.


Baca Juga :
- Robert Alberts Tidak Perduli Kehilangan Dua Pilar
- Persib Harus Raih Angka Penuh

Timnya sudah menggodok taktikal  dalam beberapa sesi latihan di lapangan Indarung, Padang. Bahkan pada latihan Selasa (28/5) intensitas latihan juga dinaikkan dan ditambah lagi materi latihan strategi.

"Pertandingan melawan Persib ini tergolong laga berat, tapi memang sudah kami tunggu karena ini laga kandang perdana kami di Liga 1," kata Syafrianto. Mental dan motivasi para pemainnya juga berlipat menyambut laga kandang ini, dan akan menerapkan taktik berbeda dari dua laga sebelumnya.*Arief Nugraha K/Agustian Pratama

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA