#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Atlet MMA Indonesia Berbagi Tradisi Keluarga di Hari Orangtua Global
01 Juni 2019 20:01 WIB
JAKARTA - 1 Juni diperingati secara global sebagai Hari Orangtua. Dunia mengingat jasa dan kebaikan kedua orangtua yang telah melahirkan dan membesarkan kita semua.

Dua atlet mixed martial arts (MMA) Indonesia yang tergabung dalam ONE Championship berbagi soal kenangan dan nilai-nilai keluarga yang diajarkan oleh orangtua mereka – serta bagaimana hal tersebut menjadi inspirasi bagi kehidupan.

Egi Rozten mengaku keluarga adalah yang terutama bagi dirinya. Ketika ditanya apa saja nilai atau tradisi keluarga yang masih diterapkannya, ia mengatakan tetap membawa nilai-nilai yang telah diajarkan oleh ayah dan ibunya.


Baca Juga :
- Papua Badboy Tampil di Malaysia
- Petarung MMA Indonesia & Hari Donor Darah Sedunia

“Tentunya, kami semua saling menghormati, saling menghargai, dan selalu saling menyayangi. Kami [keluarga inti] juga mengupayakan untuk terus saling bersilaturahmi,” kata Egi yang bertanding dalam divisi strawweight ini.

“Walaupun jarak tempat tinggal orangtua jauh dan jadwal latihan serta mengajar padat, saya harus sempatkan waktu untuk bertemu dengan orangtua saya.”

Atlet yang baru saja berlaga di ajang ONE: HERO’S ASCENT awal tahun ini melawan Himanshu Kaushik juga masih mengingat beberapa ajaran dari orangtua yang masih dipegang teguh hingga saat ini.

“Salah satunya kami dilarang selingkuh, karena cowok sejati itu tidak boleh menyakiti hati wanita,” ujar pria asal Bogor ini.

Berangkat dari hal-hal yang diajarkan oleh kedua orangtuanya, Egi pun ingin menerapkan nilai-nilai baik tersebut di masa depan saat ia sudah berkeluarga.

“Saya ingin seperti orangtua saya, kalau nanti sudah berkeluarga. Ingin saling menyayangi, saling berkabar, lalu utakaman attitude karena nilai-nilai sopan santun itulah yang akan membuat keluarga bahagia,” kata atlet yang berlatih di bawah IndoGym ini.

”Tentunya, attitude tentunya sangat diperlukan agar mampu menjadikan generasi keluarga yang beradab baik,” pungkasnya.

Dalam hal ini, Rudy “The Golden Boy” Agustian merasakan hal yang berbeda. “Tidak ada nilai-nilai atau aturan khusus dalam keluarga, karena keluarga saya agak cuek satu sama lain,” ujar atlet divisi flyweight ini.

Tetapi, petarung yang bernaung di bawah Golden Boy Muay Thai Camp ini tetap mengingat dan menjalani beberapa aturan kedua orangtua yang masih ia terapkan hingga saat ini.

“Apapun kebandelan saya, yang penting jangan mencuri dan jangan menggunakan narkoba. Kalau urasan dengan lawan jenis, urusan berantem atau bolos, semua masih abu-abu,” kelakar Rudy.


Baca Juga :
- Priscilla Lumban Gaol Tak Sabar Menanti Laga Utama ONE Championship di Shanghai
- Dua Atlet MMA Indonesia & Myanmar Berhadapan di Shanghai

Salah satu petarung andalan Indonesia di ONE ini – yang sempat merasakan kekalahan dalam gelaran ONE: FOR HONOR di Jakarta awal Mei lalu atas Chan Rotana dari Myanmar – mengingat salah satu tradisi keluarga yang ia terapkan ke istri dan anak-anaknya.

“Kami selalu makan malam bersama. Kami juga menyempatkan agenda jalan-jalan sekeluarga, dan selalu saling bercerita jika ada yang mengalami masalah,” pungkas Rudy.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA