#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dua Bintang MMA Indonesia Ungkap Laga Terberat ONE Championship
04 Juni 2019 15:11 WIB
JAKARTA - Stefer “The Lion” Rahardian dan Priscilla “Thathie” Hertati Lumban Gaol merupakan dua atlet senior ONE Championship asal Indonesia.

Sejak debut mereka beberapa tahun lalu, keduanya berhasil menghadapi tantangan-tantangan terbesar – baik dari dalam negeri maupun melawan petarung asing – selama berkiprah di ONE Championship.

Mengakui bahwa tiap rival yang dihadapi memberikan tantangan tersendiri, dimana keduanya mengorbankan banyak hal, Stefer dan Priscilla membuka beberapa laga yang memiliki kesan mendalam bagi mereka.


Baca Juga :
- Petarung MMA Indonesia & Hari Donor Darah Sedunia
- Priscilla Lumban Gaol Tak Sabar Menanti Laga Utama ONE Championship di Shanghai

Stefer, yang menorehkan sembilan kemenangan dari 12 laga profesional mixed martial arts (MMA) yang ia jalani, mengatakan bahwa salah satu laga yang berkesan adalah ketika ia melawan Jerome S. Faye.

“Dari sisi kerja keras, dari semua 12 fights itu, saya memberikan 100 persen – termasuk ketika menjalani training camp. Semua membutuhkan disiplin dan kerja keras,” sebutnya.

“Tapi yang paling berkesan adalah laga menghadapi Jerome, karena dia notabene lebih kuat dan besar dibanding saya.”

Dalam laga yang berlangsung di Jakarta pada bulan Januari dua tahun lalu ini, “The Lion” menang melalui putusan mutlak juri setelah bertanding selama tiga ronde. “Saya hampir tidak percaya diri, tetapi semua rekan-rekan setim percaya bahwa saya dapat menang saat itu,” ungkap atlet berusia 32 tahun ini.

Satu laga lainnya yang berkesan bagi Stefer adalah ketika ia tampil di depan Eugene Toquero di tanah kelahiran lawannya, Filipina, bulan April di tahun yang sama. Pertandingan ini pun mendapat tempat tersendiri di hati Stefer.

“Laga di Manila melawan Eugene sangat berkesan, karena ini adalah debut pertama saya di luar negeri. Selain karena lawan saya adalah striker berpengalaman, atmosfernya pun sangat luar biasa,” katanya.

“Mall Of Asia Arena merupakan tempat legendaris yang didesain sangat megah. Saya kaget dengan konsep lighting-nya dan penonton yang memenuhi stadion. Perasaan saya campur aduk.”

Dua laga tersebut menjadi bagian penting dari capaian luar biasa Stefer, yang sempat mencatat rekor sembilan kemenangan beruntun. Sayangnya, tiga laga terakhir Stefer berakhir dengan kekalahan – termasuk melawan dua bersaudara asal Filipina, Rene dan Robin Catalan.

“Kalau boleh memilih, saya ingin rematch dengan lawan yang mengalahkan saya ketika kondisi saya sudah komplit. Tapi semua tergantung pihak ONE dan saya siap mengikuti semuanya,’ ujar atlet asal Jakarta ini.

Sementara itu, Priscilla Hertati Lumban Gaol mengatakan bahwa laga yang berkesan bagi dirinya adalah ketika ia harus terbang ke Yangon, Myanmar dan menghadapi Krisna Limbaga dari Filipina Februari tahun lalu.

“Kemenangan di Yangon itu terasa special, karena selain bertanding di luar negeri, saat itu juga saya menang lewat kuncian – sebuah teknik yang belum saya kuasai pada saat itu,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut juga turut memutus dua kekalahan beruntun yang dideritanya, sekaligus mengawali catatan tiga kemenangan beruntun Priscilla pada tahun tersebut. “Selain karena lawan memiliki striking yang bagus, laga tersebut juga menjadi bahan introspeksi bagi saya – bahwa setiap teknik akan sangat berguna jika dilatih dengan benar,” tambahnya.


Baca Juga :
- Dua Atlet MMA Indonesia & Myanmar Berhadapan di Shanghai
- Idul Fitri, Momen Bersimpuh Para Petarung MMA

“Thathie” juga menyebut salah satu laga terberat bagi dirinya, ketika ia harus menghadapi atlet unggulan Singapura Tiffany Teo di Kuala Lumpur, Malaysia, Februari 2017, yang sekaligus menjadi debut medalis SEA Games ini bersama ONE.

“Tekniknya tak terduga. Saat itu saya mengantisipasi duel ground karena itu memang spesialisasinya. Tapi, ternyata striking-nya juga sangat bagus dan memiliki jangkauan yang luas,” tutup Priscilla.*
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA