#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Romagnoli Bek Tumpuan Maldini
10 June 2019 12:36 WIB
MILAN – Hari ini kabarnya Marco Giampaolo akan bertemu patron UC Sampdoria Massimo Ferrero. Kemungkinan klub akan merestui keinginan pelatih yang telah ditunggu AC Milan.

Apabila Giampaolo berlabuh di Milanello, dia sudah punya satu pemain yang bisa diandalkan, Alessio Romagnoli. Bek tersebut punya fisik ideal: tinggi, kuat dan penuh determinasi. Jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan di dalam dan luar lapangan membuatnya diberi kehormatan mengenakan ban kapten.

Paolo Maldini, mantan kapten masa lalu, sangat setuju dengan keputusan tersebut. Pria yang kini melanjutkan pekerjaan dalam area teknik, menganggap Romagnoli sebagai pilar tak tergantikan untuk I Rossoneri baru. Jadi meski sekarang klub harus mengikuti kebijakan Financial Fair Play dan ada beberapa klub yang ingin membeli pemain bertahan dengan harga tinggi, dia tidak akan dikorbankan.


Baca Juga :
- Inter Menutup Sektor Kiri
- Update Hasil dan Klasemen Liga Italia Serie A, Senin Dini Hari WIB

“Kami mengandalkan dia, sampai sekarang Milan tidak membantu dia berkembang dengan tenang tapi sekarang Alessio jauh lebih matang dari saya ketika seusia dia dulu,” Maldini menyanjung. Hanya Franco Baresi yang menjadi kapten Milan dengan usia lebih muda.

Romagnoli tidak ingin dibandingkan, bahkan dengan Alessandro Nesta meski main di posisi yang sama. Eks difensore AS Roma mempelajari para pemain juara, melihat kembali setiap pertandingan untuk meralat kesalahan posisi dan pilihan tapi tidak ingin dibandingkan dengan siapapun. Musim lalu dia menyumbang dua gol (melawan Genoa CFC dan Udinese Calcio).

Untuk menjadi salah satu bek tumpuan seperti Maldini, dia harus memperbaiki pengelolaan emosi terutama saat berdialog dengan wasit. Kemudian ada situasi taktik dimana terkadang Romagnoli mengalami kesulitan mengandalkan duel 'satu lawan satu' dengan cepat, seperti yang terjadi di Cagliari Calcio musim lalu. Alasan lain tidak melepasnya sekarang adalah bagian 15 persen yang mesti diberikan untuk Roma.

Sementara itu, Hakan Calhanoglu mengisyaratkan tak mau dilego. Padahal datang tawaran senilai 20 juta euro untuk fantasista asal Turki itu. “Musim depan, saya masih akan bermain di sini, di Milan, dengan kostum ini,” katanya.

Mungkin Giampaolo punya solusi untuk pemain tersebut. Modul 4-3-1-2 akan mengakomodasi kemampuan pemilik kostum nomor 10 itu sebagai pemain tengah ke sayap. Dia juga dapat didapuk sebagai sutradara permainan.

Pengganti Leonardo

Maldini mulai mengambil peran sebagai direktur teknik. Dia memilih Giampaolo sebagai pelatih, Zvonimir Boban sebagai penanggung jawab area olahraga dan Igli Tare sebagai direktur olahraga. Tare disukai karena kualitasnya sebagai talent scout dan negosiator hebat.


Baca Juga :
- Ujian Baru Lu-La
- Sektor Tengah Fondasi Permainan Milan

Namun, petinggi SS Lazio itu menolak karena presiden klub Claudio Lotito siap memperpanjang kontrak dengan gaji mencapai dua juta euro (sekira Rp32 miliar) per musim.

Jadi sekarang Milan harus mencari alternatif sebagai pengganti Leonardo. Kandidatnya Frederic Massara, baru saja menyelesaikan petualangan sebagai direktur olahraga Roma, Giovanni Sartori dari Atalanta Calcio dan Carlo Osti dari UC Sampdoria.* Dari Berbagai Sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA