#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dua Pembalap Alami Kesialan di Putaran Keenam WSBK
10 June 2019 12:41 WIB
JEREZ – Pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2019, Alvaro Bautista, gagal mendominasi putaran keenam di Sirkuit Jerez, Spanyol, 8-9 Juni. Pembalap Aruba.it Racing Ducati itu terjatuh di lap awal saat memimpin balapan kedua. Namun, ia tetap meneruskan lomba dan finis di urutan ke-16, Minggu (9/6).

Bautista yang sudah mengenal baik sirkuit karena sering berlomba saat masih di MotoGP, menegaskan bahwa situasi saat ini jauh berbeda. Motor sulit dikendarai di trek tersebut. Jika terlalu menekan dengan spesifikasi WSBK, risiko untuk terjatuh cukup tinggi.

“Dengan motor WSBK, saya memerlukan sedikit adaptasi di sini. Cuaca juga cukup berbeda karena berlomba dalam keadaan panas. Jadi, saya berusaha menekan sejak awal untuk mendapat kecepatan yang baik. Lalu, menerapkan ritme balap secara konsisten,” katanya.


Baca Juga :
- Mantan Pembalap MotoGP Ini Sarankan Valentino Rossi ke WSBK
- Performa Terus Menurun, Bautista Frustrasi

Pembalap asal Spanyol itu mempersembahkan kemenangan lomba pertama dan kedua untuk sang kakek yang meninggal, beberapa hari lalu. Jadi, ia menegaskan, meraih kemenangan di sini, merupakan hal penting karena banyak pendukung dan keluarganya.

“Kemenangan di Spanyol terasa lebih indah karena sebelumnya sirkuit ini belum memiliki pemenang Superbike. Jadi, terasa lebih spesial. Saya juga ingin mempersembahkan hasil ini untuk kakek yang telah memberikan banyak motivasi,” Bautista menambahkan.

Berlomba di sirkuit dengan suhu aspal 54 derajat Celcius, membuat Bautista memilih ban SC2 untuk depan dan SC0 untuk belakang. Menurutnya, itu merupakan jenis ban yang cocok dalam kondisi panas. “Ban jenis ini memberi saya kinerja bagus,” katanya.

Jonathan Rea mengalami akhir pekan yang buruk usai didiskualifikasi dari podium lomba pertama, Sabtu (8/9). Ia dianggap melakukan manuver berbahaya di tikungan terakhir hingga Alex Lowes terjatuh dan harus memulai lomba dari grid terakhir pada Super Pole.

Pada lomba yang berlangsung kemarin itu, Rea mampu bangkit dan finis keempat. Selanjutnya, ia pun dapat melakoni balapan dari grid baris kedua. Ia sebenarnya berpeluang meraih kemenangan karena Bautista yang sedang memimpin, terjatuh.

Sayang, pembalap Pata Yamaha, Michael van der Mark, terus menekannya hingga Rea harus puas finis kedua. “Sebenarnya, saya mengharapkan kemenangan di sini. Tapi, setidaknya, saya dapat memaksimalkan kecepatan dan mengalahkan yang lain,” ujarnya.


Baca Juga :
- Bautista Tak Pede di Sirkuit Laguna Seca
- Rea Ungkap Masalah Ban di WSBK Misano

Mengenai insiden dengan Lowes, Rea mengatakan bahwa itu bisa terjadi di mana dan kapan saja. Meski begitu, ia mengaku salah karena terlalu agresif saat ingin menyalip Lowes. Rea pun menegaskan, tak bermaksud membuat sang rival terjatuh.

“Pada lap terakhir, saya makin dekat dengan Alex dan berpeluang melakukan serangan di tikungan terakhir. Saya mencoba masuk jalur dalam. Sayang, saya tak terlalu cepat saat menyalip hingga menyenggol lengannya. Maaf karena saya membuatnya menyelesaikan lomba dengan cara seperti itu,” ujar Rea.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA