#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Rubi Harapan Baru Betis
10 June 2019 11:24 WIB
SEVILLA – Teka teki terkait pelatih baru Real Betis sekaligus kerisauan berbagai pihak (terutama fan) pasca mundurnya Quique Setien akhirnya berakhir. Manajemen klub telah menjatuhkan putusan untuk mendatangkan Joan Francesc Ferrer atau yang akrab disapa Rubi. Tak tanggung-tanggung, ia langsung diikat kontrak berudurasi tiga musim.

Betis harus membayar 900 ribu euro (sekitar Rp15 miliar) sebelum memberinya masa kerja hingga Juni 2022. Sebab status Rubi masih terikat kontrak melatih semusim lagi di klub lamanya RCD Espanyol. Kini ia yang sudah resmi diumumkan perihal status barunya menjadi harapan baru Los Verdiblancos –julukan Betis– untuk kembali bangkit.

Musim lalu, entrenador 49 tahun ini berhasil membawa Espanyol finis di zona Eropa (peringkat tujuh, lebih dulu ikut kualifikasi Liga Europa). Namun, Rubi memilih pergi setelah mendapati ketidakpastian proyek olahraga klub Katalunya itu. Dia memilih Betis yang finis pada peringkat 10 di musim lalu.


Baca Juga :
- Ironi Borja Iglesias
- Joaquin Si Unik, Winger 38 Tahun Itu Jadi Pencetak Hattrick Tertua di LaLiga

Bersama Setien, klub asal Andalusia ini memang punya kekuatan dan ciri khas tersendiri yakni dalam hal penguasaan bola. Mereka selalu unggul kepemilikan bola di tiap pertandingannya, sekalipun menghadapi FC Barcelona. Di 2018/19, mereka bahkan jadi satu-satunya tim yang bisa menang tandang lawan Barca-Real Madrid (4-3 dan 2-0).

Kendati demikian pada akhirnya mereka tak bisa memenuhi target finis di zona Eropa, dan penyebabnya adalah masalah ofensif. Meski menguasai bola, Betis tak bisa tampil produktif. Top Scorer-nya di La Liga musim lalu bahkan gelandang, Giovani Lo Celso dengan 9 gol. Kini Rubi hadir menawarkan pembenahan untuk masalah tersebut.

Eks pelatih Espanyol ini merupakan entrenador yang fleksibel. Dia tidak terpaku dengan sebuah strategi, sehingga bisa menjadi solusi jika timnya menghadapi sebuah masalah (misal produktivitas di musim lalu). Rubi adalah pelatih yang melejit namanya sebab bisa menerapkan berbagai varian pola dan terbuka pada sumber daya yang ada.

Selain dapat “memeras” taktik yang memungkinkan dipakai di Los Verdiblancos, ia pun bisa mengeksplorasi para pemain yang ada. Tidak seperti Setien yang condong hanya mempercayai pemain yang sebelumnya bisa memahami permainannya. Pada era sebelumnya, banyak pemain yang tersia-siakan karena tak mendapat peluang bermain.


Baca Juga :
- Sepak Bola Jalanan Antar Fekir Bersaing di Panggung Elite
- Teror Maxi Gomez

“Tim-tim yang ditangani Rubi selalu bisa menjadi lebih kuat, sangat kuat baik sisi menyerang atau bertahan. Ia pelatih yang membawa tim ke banyak variasi permainan. Kami sangat senang dan bersemangat,” kata winger Betis, Cristian Tello, yang pernah bekerja sama dengannya kala masih di FC Barcelona (Rubi jadi asisten Tata Martino).*TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

7: Real Betis menjadi klub ke tujuh (semua Spanyol) yang dilatih oleh Francec “Rubi” Ferrer setelah Girona FC, Real Valladolid, Levante UD, Sporting Gijon, SD Huesca, dan RCD Espanyol.

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA